Gencatan Senjata di Suriah Dilanggar Ratusan Kali oleh Teroris
Kelompok-kelompok teroris di Suriah selama 24 jam lalu telah melanggar gencatan senjata sebanyak empat kali. Sementara sejak dimulainya perjanjian ini hingga sekarang, mereka telah melanggar 360 kali.
Seperti dilansir SANA, Pusat Koordinasi Suriah di Pangkalan Militer Hmeimim dalam pernyataannya, Rabu (6/4/2016) malam menyebutkan, kelompok-kelompok teroris telah empat kali melanggar gencatan senjata selama 24 jam lalu.
Menurut pernyataan itu, mereka telah tiga kali melanggar gencatan senjata di pinggiran Latakia dan sekali di Homs.
Kelompok teroris Ahrar al-Sham melancarkan serangan mortir ke pusat-pusat dan pangkalan militer Suriah di pinggiran Latakia. Serangan ini merenggut nyawa satu orang dan melukai 11 lainnya.
Sementara itu, kelompok teroris Jaish al-Islam juga melancarkan serangan mortir ke pangkalan militer Suriah di pinggiran Homs.
Gencatan senjata di Suriah dimulai sejak 27 Februari berdasarkan kesepakatan antara Amerika Serikat dan Rusia.
Kelompok teroris Takfiri Daesh dan Front al-Nusra yang telah dimasukkan PBB dalam daftar kelompok-kelompok teroris tidak termasuk dalam perjanjian gencatan senjata tersebut, sehingga perang terhadap mereka berlanjut. (RA)