Yaman: AS dan Inggris, Penanggung Jawab Perang di al-Hudaydah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i58614-yaman_as_dan_inggris_penanggung_jawab_perang_di_al_hudaydah
Ketua Dewan Tinggi Revolusioner Yaman Mohammad Ali al-Houthi mengatakan Amerika Serikat dan Inggris adalah pihak yang bertanggung jawab atas segala bentuk perang baru di al-Hudaydah, Yaman barat.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 14, 2018 07:34 Asia/Jakarta
  • Ketua Dewan Tinggi Revolusioner Yaman Mohammad Ali al-Houthi.
    Ketua Dewan Tinggi Revolusioner Yaman Mohammad Ali al-Houthi.

Ketua Dewan Tinggi Revolusioner Yaman Mohammad Ali al-Houthi mengatakan Amerika Serikat dan Inggris adalah pihak yang bertanggung jawab atas segala bentuk perang baru di al-Hudaydah, Yaman barat.

"Tidak ada pembahasan sama sekali mengenai gencatan senjata. Koalisi pimpinan Arab Saudi mengutarakan opsi gencatan senjata hanya untuk melancarkan perang urat saraf ( psychological war) dan perang media  terhadap rakyat Yaman," kata Ali al-Houthi pada Rabu (13/6/2018) malam, seperti dilansir IRIB.

 

Dia kepada koalisi pasukan pimpinan Arab Saudi mengatakan, permusuhan tidak berpengaruh pada tekad rakyat Yaman dan rakyat negara ini telah membuktikan kekuatannya dalam menghadapi koalisi pimpinan Arab Saudi.

 

Pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi telah memulai serangan ke Pelabuhan al-Hudaydah Yaman pada hari Rabu.

 

Pasukan Yaman berhasil menarget sebuah kapal koalisi pimpinan Arab Saudi dengan dua roket dan menyebabkan mundurnya kapal-kapal pasukan agresor dari sekitar pelabuhan al-Hudaydah.

 

Seorang sumber terpercaya di Kementerian Pertahanan Yaman pada Rabu malam mengatakan, pasukan kalosi pimpinan Arab Saudi-Amerika gagal mengontrol bagian barat pantai Yaman.

 

Komite rakyat Yaman mengumumkan bahwa sebuah kapal perang Uni Emirat Arab (UEA) di pantai Pelabuhan al-Hudaydah terkena dua serangan roket Yaman.

 

Menurut pasukan Angkatan Laut Yaman, serangan pada hari Rabu ke kapal tempur UEA di Yaman barat bukan serangan pertama dan juga tidak akan menjadi serangan yang terakhir.

 

Sementara itu, Komando Angkatan Bersenjata UEA membenarkan tewasnya empat tentaranya termasuk seorang perwira AL negara ini dalam pertempuran di al-Hudaydah.

 

Di sisi lain, jaringan televisi Lebanon, al-Mayadeen menyebutkan bahwa jet-jet tempur  pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu malam telah ratusan kali menyerang Pelabuhan al-Hudaydah.

 

Anggota Biro Politik Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah, Daifullah al-Shami mengatakan, Pelabuhan al-Hudaydah masih dalam kontrol pasukan Yaman dan bandara udara al-Hudaydah sepenuhnya aman dari serangan musuh, dan pasukan Yaman berada di dalamnya.

 

Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, UEA dan beberapa negara lainnya, melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015.

 

Pasukan agresor juga memblokade Yaman dari darat, laut dan udara, sehingga menambah penderitaan rakyat negara itu.

 

Invasi militer Saudi dan sekutunya ke Yaman hingga sekarang telah merenggut nyawa belasan ribu warga negara ini dan melukai puluhan ribu lainnya. (RA)