Amerika Membangun Pangkalan Militer Baru di Barat Al-Anbar
-
Pangkalan militer AS di Irak
Seorang pejabat lokal di provinsi al-Anbar, barat Irak mengkonfirmasikan upaya pasukan Amerika Serikat untuk membangun pangkalan militer di daerah barat provinsi ini.
Menurut laporan situs al-Maalomah, Irak, seorang pejabat lokal yang tidak ingin namanya disebutkan hari Sabtu (14/7) menyinggung pergerakan pasukan Amerika Serikat di dekat perbatasan Irak dan Suriah dengan adanya sejumlah pangkalan militer Amerika di seju8mlah daerah di padang pasir barat al-Anbar.
"Sampai saat ini belum jelas apa motivasi pasukan Amerika Serikat membangun pangkalan-pangkalan militer yang dilengkapi dengan persenjataan dan sistem militer canggih," ungkap pejabat lokal Irak.
Sesuai dengan laporan ini, pasukan Amerika ditempatkan di stasiun kereta timur daerah al-Qaim, di perbatasan Suriah dan barat al-Anbar dan begitu juga di sepanjang perbatasan Suriah.
Sebuah sumber intelijen Kuwait yang dapat dipercaya juga menyinggung berlanjutnya protes rakyat di Irak seraya menyatakan, sekalipun telah tercipta keamanan di kedua negara, Kementerian Dalam Negeri Kuwait menambah pasukan keamanannya di perbatasan Irak.
Sebelumnya, perusahaan Qatar Airways menyatakan hari ini (Sabtu, 14/7) akan menunda penerbangannya ke Najaf al-Asyraf.
Aksi protes warga Irak di Basrah dan kota-kota Irak lainnya terkait pelayanan buruk pemerintah dan pengangguran para pemuda telah memasuki hari keenam.
Menyusul protes rakyat tentang kurangnya pasokan listrik dan pelayanan pemerintah di Irak, komisi menteri-menteri keamanan Irak yang dipimpin Haider al-Abadi melakukan pertemuan luar biasa untuk membahas situasi di negara itu dan larangan keluar rumah telah diberlakukan di Najaf al-Asyraf.