CIA Ungkap Pendudukan Ilegal Rezim Zionis Atas Golan, Suriah
-
Dataran Tinggi Golan, Suriah.
CIA dalam sebuah dokumen yang ditulis pada 1981 mengungkapkan fakta sejarah tentang Dataran Tinggi Golan serta kebijakan pendudukan dan pemukiman ilegal rezim Zionis Israel di wilayah itu, yang kontras dengan keputusan Presiden AS Donald Trump.
Dokumen CIA, seperti dikutip Daily Sabah, Turki, Sabtu (30/3/2019) menyatakan bahwa secara historis, Dataran Tinggi Golan tidak pernah menjadi bagian dari wilayah Yahudi dan wilayah itu tidak memiliki populasi Yahudi yang signifikan selama 3.000 tahun.
Laporan tersebut kemudian menjelaskan bagaimana Israel mengubah demografi wilayah itu melalui proyek pemukiman. Lebih dari 100.000 orang Arab Suriah melarikan diri atau diusir dari daerah tersebut selama dan setelah pertempuran 1967.

Rezim Zionis tidak hanya melarang para pengungsi Suriah kembali, tetapi juga mulai membangun infrastruktur di Golan pendudukan sejak 1968.
Trump pada 25 Maret lalu, mengakui kontrol rezim Zionis atas wilayah Golan, Suriah. Langkah ini bertentangan dengan hukum internasional dan melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB.
Israel menduduki Dataran Tinggi Golan pada tahun 1967 dan kemudian melakukan aneksasi pada 1981. Masyarakat internasional tidak pernah mengakui aneksasi tersebut. (RM)