Jihad Islam Palestina: Senjata Kami tidak Dapat Dirundingkan
-
Mohamed al-Hindi.
Anggota Biro Politik Jihad Islam Palestina, Mohamed al-Hindi mengatakan senjata milik kubu perlawanan untuk membela bangsa Palestina, tidak dapat dirundingkan.
Dalam wawancara dengan televisi al-Mayadeen, Ahad (31/3/2019), al-Hindi menambahkan kelompok perlawanan akan membela bangsa Palestina dari agresi rezim Zionis Israel.
"Jihad Islam telah mencapai kesepakatan dengan Hamas untuk melanjutkan pawai hak kepulangan," ujarnya.
Hari ini, lanjut al-Hindi, tahap baru bagi bangsa Palestina telah dimulai, di mana tidak seorang pun dapat memperoleh haknya lewat perundingan, tetapi ia harus diperoleh melalui perlawanan.
Dia juga meminta Otorita Ramallah untuk memutuskan kerja sama keamanan dengan rezim Zionis dan bergabung dengan barisan bangsa Palestina.
Pada Sabtu kemarin, sejumlah daerah Palestina termasuk Tepi Barat dan Jalur Gaza menyaksikan aksi protes, yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi dan ulang tahun pertama pawai hak kepulangan. (RM)