456 Organisasi Arab Tuntut Penghentian Perang Yaman
-
Ilustrasi kehancuran di Yaman akibat serangan Arab Saudi dan sekutunya.
Pusat Kebebasan Pers Tunisia pada hari Sabtu (30/3/2019) mengirim sebuah memorandum ke KTT Arab, yang menyerukan diakhirinya perang di Yaman dan menyelamatkan bencana kemanusiaan di negara itu.
Menurut surat kabar al-Quds al-Arabi, memorandum yang ditandatangani oleh 456 organisasi dari Tunisia dan negara-negara Arab, telah dikirim ke Kementerian Luar Negeri Tunisia sebagai penyelenggara KTT Liga Arab ke-30, yang dimulai Ahad ini.
Memorandum dengan tema "Deklarasi Tunisia untuk Menghentikan Perang, Mengakhiri Blokade, dan Membangun Perdamaian" adalah hasil dari konferensi yang diselenggarakan oleh Pusat Kebebasan Pers di Tunisia pada Februari lalu.
Konferensi itu digelar untuk membahas situasi kemanusiaan yang kritis di Yaman sebagai dampak dari perang, pengepungan dan penghancuran.
456 organisasi Arab menyerukan diakhirinya blokade di Yaman dan pembukaan kembali bandara Sanaa untuk penyaluran bantuan kemanusiaan, segera dan tanpa batasan.
Mereka juga menyerukan implementasi Perjanjian Stockholm tentang pembebasan tahanan perang, pencarian orang hilang, penghentian penjualan senjata ke semua pihak dan pembentukan komisi investigasi internasional terkait kejahatan perang di Yaman.
Arab Saudi melakukan serangan ke Yaman dengan dukungan AS, Uni Emirat Arab dan beberapa negara lain sejak Maret 2015. Koalisi agresor kemudian memblokade Yaman dari darat, udara dan laut.
Agresi Saudi dan sekutunya telah menewaskan lebih dari 16.000 warga sipil Yaman, menciderai puluhan ribu lainnya dan membuat jutaan orang terlantar. (RM)