Rahbar: Tindakan Pemecah Belah dari Siapa Pun Adalah Mengikuti Tujuan Musuh
https://parstoday.ir/id/news/iran-i195886-rahbar_tindakan_pemecah_belah_dari_siapa_pun_adalah_mengikuti_tujuan_musuh
Pars Today - Pemimpin Besar Revolusi Islam, dalam pesannya menyambut Pekan Persatuan, menyatakan bahwa perbedaan ideologis dan sektarian adalah salah satu tujuan utama musuh Islam, tetapi musuh tidak akan berhenti di situ dan akan berupaya menggunakan semua jenis perbedaan; ras, budaya, sosial, ekonomi, politik, dan geografis, sebagai dalih untuk menciptakan perpecahan di antara umat Islam di Iran dan negara-negara Islam lainnya, untuk melemahkan umat dan menguasai mereka.
(last modified 2026-09-25T02:15:04+00:00 )
Aug 31, 2026 00:14 Asia/Jakarta
  • Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei
    Pemimpin Besar Revolusi Islam Ayatullah Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei

Pars Today - Pemimpin Besar Revolusi Islam, dalam pesannya menyambut Pekan Persatuan, menyatakan bahwa perbedaan ideologis dan sektarian adalah salah satu tujuan utama musuh Islam, tetapi musuh tidak akan berhenti di situ dan akan berupaya menggunakan semua jenis perbedaan; ras, budaya, sosial, ekonomi, politik, dan geografis, sebagai dalih untuk menciptakan perpecahan di antara umat Islam di Iran dan negara-negara Islam lainnya, untuk melemahkan umat dan menguasai mereka.

Melaporkan IRNA dari situs Informasi Kantor Pemimpin Tertinggi, Minggu, 30 Agustus 2026, Rahbar dalam pesannya, dengan mengucapkan selamat atas kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW dan Imam Ja'far ash-Shadiq (as), mengatakan bahwa program musuh dan pembenci Islam adalah menonjolkan perbedaan untuk melemahkan umat Islam dan menguasai mereka. Dengan merujuk pada terbukanya topeng-topeng penipu dari wajah kriminal AS, ia menekankan perlunya persatuan umat Islam, saling membela melawan kekufuran, dan sinergi dalam berbagai masalah material dan spiritual, dan mengatakan kepada para penguasa negara-negara Islam, "Penguasa kriminal AS dan sistem palsu Zionis adalah musuh bebuyutan persatuan Islam dan seluruh umat Islam, termasuk bangsa-bangsa di Asia Barat dan Afrika Utara. Karena itu, kenali musuh sejati Anda dan lawan rencananya."

Teks Lengkap Pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam:

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

"Muhammad adalah utusan Allah, dan orang-orang yang bersamanya, keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka."

Saya mengucapkan selamat atas hari-hari kelahiran cahaya agung, makhluk termulia, lentera yang bersinar, pilihan Tuhan, kota ilmu, rahmat bagi alam semesta, Rasul Mulia Islam SAW, dan putranya yang suci dan murni, hujjah ilahi yang sempurna, Imam Ja'far ash-Shadiq (as), kepada bangsa Iran yang mulia dan umat Islam yang besar.

Sejak matahari keberadaan Nabi Terakhir terbit di Makkah yang mulia, cakrawala kebahagiaan manusia, yang bergantung pada kesempurnaan penghambaan dan ketaatan kepada Tuhan, memperoleh kilau baru. Roh para nabi dan malaikat ilahi dan orang-orang suci dipenuhi kegembiraan, dan setan dari kalangan jin dan manusia menggigit jari mereka karena marah, penyesalan, dan kesedihan. Karena makhluk terbaik Tuhan di semua alam ciptaan yang tak terhitung jumlahnya melangkah ke dunia fana, dan segera, dengan jubah kenabian dan khatamiyat, dan dengan Al-Qur'an yang agung di tangannya dan misi membimbing manusia secara menyeluruh, ia akan mengarahkan gerakan kafilah besar kemanusiaan menuju penghambaan dan kesempurnaan menuju Tuhan. Kehidupan beliau dan para washi maksumnya sepenuhnya adalah pelajaran tentang petunjuk dan pengabdian, pelajaran tentang pengetahuan dan cinta, pelajaran tentang keyakinan dan jihad, pelajaran tentang kehidupan dan akhlak mulia individu dan sosial, pelajaran tentang amanah dan kejujuran, pelajaran tentang martabat dan kemuliaan, pelajaran tentang ilmu dan amal, pelajaran tentang rahmat dan ketegasan, pelajaran tentang keadilan, dan pelajaran tentang persatuan dan persaudaraan. Semakin baik pelajaran-pelajaran ini dipelajari dan dipraktikkan, semakin mudah bagi anak-anak manusia untuk mencapai puncak kebahagiaan dan keberuntungan. Kami percaya bahwa roh suci Nabi Rahmat, serta roh-roh suci para washi dan hujjah yang suci, selalu mengawasi, membimbing, dan penuh kasih sayang terhadap keadaan umat Islam dan masyarakat Islam. Ketika kesalahan dilakukan oleh anak-anak dari ayah yang penuh kasih dan agung ini, hati mereka tersakiti, dan setiap kali umat Islam mempraktikkan pelajaran dan perintah mereka, hati mereka yang diberkati menjadi gembira.

Cakrawala Kemenangan Kebenaran atas Kebatilan Telah Mendekati Kenyataan Lebih dari Sebelumnya

Sekarang, Islam dan para pengikutnya, setelah melewati masa-masa sulit dan bergolak dan menavigasi pasang-surut yang tak terhitung jumlahnya sejak awal hingga sekarang, telah mencapai tahap yang menentukan dan krusial. Saat ini, umat Islam dapat memainkan peran yang sangat efektif dan bersejarah. Hari ini adalah hari di mana cakrawala kemenangan akhir Kebenaran atas Kebatilan, dan Islam atas Kekufuran, telah mendekati kenyataan jauh lebih dari semua era sebelumnya.

Syarat pertama untuk hal ini adalah persatuan umat Islam. Persatuan umat Islam melawan kekufuran global adalah strategi Al-Qur'an dan ajaran otentik dari Islam murni Muhammad SAW, dan bukan masalah yang dangkal atau sementara. Maksud dari persatuan adalah bahwa pada tingkat umum masyarakat Islam, titik-titik kesamaan di antara semua orang menjadi poros dan prinsip. Tentu saja, upaya dilakukan, dengan dukungan argumentasi dan dengan tetap memperhatikan semua aspek persaudaraan dan kebersamaan, dan sebagaimana yang muncul dari ajaran Al-Qur'an, dalam kedamaian dan kemurnian penuh, titik-titik perbedaan diubah menjadi titik-titik kesamaan.

Apa yang pasti adalah bahwa setiap individu Muslim di masyarakat Islam, dalam menghadapi kekufuran global, harus menjadikan prinsip Al-Qur'an "keras terhadap orang-orang kafir, berkasih sayang sesama mereka" sebagai poros pemikiran, ucapan, dan tindakan mereka, dan dengan cara inilah persatuan dan kesatuan Islam tercapai. Setiap kali salah satu dari dua bagian dari pesan surgawi ini menjauh dari tahap praktik oleh umat Islam, mereka akan menjauh dari posisi martabat yang mereka peroleh di kota Islam, dan ini adalah aturan yang tidak memiliki pengecualian.

Aturan ini adalah salah satu prinsip dan pesan fundamental Revolusi Islam. Waktu diadakannya Pekan Persatuan pertama kembali ke Februari 1978 (Esfand 1356) dan masa perjuangan melawan rezim Pahlavi yang zalim. Ketika Pemimpin Agung Syahid (semoga derajatnya ditinggikan) dalam pengasingannya di Iranshahr, mengemukakan gagasan ini, dan Syiah serta Sunni menyambutnya. Segera setelah kemenangan Revolusi Islam, atas kebijaksanaan pendiri Republik Islam, Imam Khomeini (ra), "Pekan Persatuan" diresmikan. Atas karunia Tuhan, masalah persatuan di antara bangsa Muslim telah menjadi contoh yang sukses di antara bangsa Iran, dan intrik musuh tidak banyak berpengaruh dalam merusaknya.

Apa yang Membuat Musuh Berharap Adalah Menonjolkan Perbedaan

Tentu saja, para pembenci selalu mengintai nikmat besar ini. Apa yang membuat mereka berharap adalah menonjolkan perbedaan. Perbedaan ideologis dan sektarian, meskipun merupakan salah satu tujuan penting musuh Islam dan ia sangat bergantung pada penggunaannya, ia tidak akan puas dengan itu, dan akan berupaya untuk mengubah semua jenis perbedaan; ras, budaya, sosial, ekonomi, politik, dan geografis, menjadi dalih untuk menciptakan perpecahan di antara umat Islam di Iran dan di negara-negara Islam lainnya, sehingga dari perspektif ini, ia dapat menyaksikan tercabik-cabiknya umat Islam dan menguras kekuatan mereka, dan pada kesempatan yang tepat menerapkan dominasinya atas mereka.

Perintah Al-Qur'an dalam hal ini disebutkan dalam ayat suci, "Dan janganlah kamu berbantah-bantahan, yang menyebabkan kamu menjadi lemah dan hilang kekuatanmu." Karena itu, setiap individu, dalam posisi apa pun, yang melakukan tindakan apa pun yang mengarah pada perpecahan di antara umat Islam dan menciptakan perselisihan di masyarakat Muslim, secara sadar atau tidak sadar, sengaja atau tidak, telah mengikuti tujuan musuh-musuh Islam. Dan bagaimana pada zaman ini seseorang dapat mengaitkan tindakan semacam itu dengan ketidaktahuan dan kelalaiannya, sementara sekarang para tiran dunia, dan yang terkemuka di antara mereka, Amerika yang kriminal, telah menyingkirkan topeng-topeng penipu dan palsu dari wajah buruk tujuan kolonial dan rencana hegemonik dan dominasi mereka, dan telah melepas sarung tangan beludru penipuan dan menunjukkan cakar berdarah mereka kepada seluruh dunia?

Sekarang adalah waktu bagi umat Islam untuk merenung dan melihat peristiwa dengan lebih cermat. Jika umat Islam memiliki satu tangan yang mereka kepalkan dengan kuat, apakah bangsa Palestina akan menjadi tidak berdaya dan menjadi sasaran penindasan dan kejahatan para penjajah? Dan jika bangsa-bangsa dan pemerintah di sekitar Teluk Persia membangun persatuan mereka di bawah panji Islam, apakah orang-orang yang tidak bermoral dan tidak beridentitas akan berani menginginkan tanah dan properti mereka dari ribuan kilometer jauhnya?

Negara-Negara Islam Harus Mengenali Musuh Sejati Mereka / AS dan Rezim Zionis adalah Musuh Seluruh Umat Islam

Saran tegas dan berulang saya kepada para penguasa negara-negara Islam, terutama negara-negara di Asia Barat dan sekitar Teluk Persia, adalah: kenali musuh sejati Anda, pahami rencananya, dan lawanlah. Obat untuk masalah umat Islam adalah persatuan, persahabatan, dan kerja sama di jalan kebaikan dan kebajikan. Penguasa kriminal AS dan sistem Zionis palsu adalah musuh bebuyutan dari persatuan dan persahabatan ini. Mereka bukan hanya musuh Republik Islam dan bangsa Iran serta Front Perlawanan Islam yang besar; tetapi mereka memusuhi seluruh umat Islam, termasuk bangsa-bangsa di Asia Barat dan Afrika Utara, dan dalam hal ini, bahkan para penguasa negara-negara ini, yang banyak dari mereka dianggap sebagai kolaborator mereka, tidak terkecuali; sebagaimana penghinaan publik dan penggunaan istilah-istilah buruk terhadap beberapa pemimpin negara-negara Islam oleh para pemimpin imperialisme masih segar dalam ingatan terdekat Anda dan kami.

Pelajaran penting tentang persatuan dan tidak berselisih adalah pelajaran pertama dari mazhab Islam tentang cara menghadapi musuh dan teman. Tetapi pelajaran kedua adalah saling membela melawan kekufuran, dan pelajaran ketiga adalah segala jenis kerja sama dan sinergi dalam berbagai masalah kehidupan material dan spiritual umat Islam, dalam hal kekayaan, keamanan, pengetahuan, dan kemajuan, yang ujung dari jalan ini adalah pencapaian peradaban Islam baru.

Karena itu, persatuan di antara umat Islam adalah batu penjuru utama untuk mencapai peradaban Islam yang mulia dan dominan. Paket konseptual dan pemikiran ini, di mana harapan kami untuk dunia Islam terletak di dalamnya, pada gilirannya telah terwujud pada tingkat yang dapat diterima di Iran yang tercinta, dan rekomendasi dari hamba ini kepada setiap individu di bangsa ini adalah untuk tidak membiarkan perbedaan apa pun muncul di antara mereka.

Pada akhirnya, saya berharap dengan syafaat Rasul Mulia dan keluarganya yang suci, naungan rahmat dan berkah ilahi yang penuh kasih akan tercurah pada masyarakat Islam, dan mereka, dengan mempraktikkan perintah-perintah ilahi, akan menaiki tangga kemajuan dan martabat lebih dan lebih setiap hari.

Dan semoga keselamatan, rahmat, dan berkah Allah beserta Anda.

Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei

8 Shahrivar 1405 HS (30 Agustus 2026)(Sail)