Mahmoud Abbas Tolak Hadiri Pertemuan Prakarsa AS di Bahrain
-
Mahmoud Abbas.
Pemimpin Otorita Ramallah Palestina, Mahmoud Abbas menolak tawaran menghadiri konferensi Manama dengan imbalan mendapatkan paket bantuan ekonomi dari pemerintah AS.
Tidak hanya itu, Abbas juga melarang para pejabat senior Palestina bertemu dengan para pejabat rezim Zionis Israel.
Seperti dikutip IRNA dari laman Jerusalem Post, Selasa (11/6/2019), selama kunjungan Penasihat Tinggi Presiden AS, Jared Kushner dan Utusan Khusus negara itu, Jason Greenblat baru-baru ini ke Timur Tengah, Otorita Ramallah ditawari paket bantuan keuangan jika mereka menghadiri konferensi ekonomi di Bahrain, namun Abbas menolak tawaran itu.
Sementara itu, juru bicara pemerintah Otorita Ramallah, Ibrahim Melhem mengatakan konferensi ekonomi Bahrain dengan tema Kesepakatan Abad, melanggar hukum internasional dan Palestina tidak akan menghadirinya.
"Konferensi Manama tidak diadakan oleh PBB, itu berarti pelanggaran hukum internasional dan Presiden Donald Trump hanya ingin mengambil foto kenang-kenangan melalui pertemuan tersebut," tambahnya.
Ibrahim Melhem kembali menegaskan bahwa Otorita Ramallah tidak akan mengikuti konferensi apapun yang menargetkan isu Palestina dan rakyat Palestina tidak akan menegosiasikan hak-haknya dengan uang.
AS dan Bahrain mengumumkan bahwa konferensi ekonomi – sebagai langkah pertama pelaksanaan Kesepakatan Abad – akan digelar pada 25-26 Juni di Manama. (RM)