Jet Tempur Koalisi Saudi Gempur Hudaydah
-
Jet tempur Saudi
Koalisi Arab Saudi hari Ahad (21/07) dilaporkan kembali melanggar kesepakatan gencatan senjata di al-Hudaydah, barat Yaman dan melancarkan serangan udara ke kota ini.
Menurut laporan FNA, televisi al-Masirah melaporkan, jet tempur koalisi Arab pimpinan Saudi sedikitnya menembakkan 56 roket ke arah desa al-Za'faran di Km 16 al-Hudaydah.
Sampai berita ini diturunkan belum ada laporan mengenai kerugian serta korban dari serangan udara tersebut.
Gencatan senjata yang disepakati di Swedia antara delegasi Sanaa dan Riyadh mulai diberlakukan di al-Hudaydah sejak Selasa dini hari 18 Desember 2018, namun koalisi Arab Saudi setiap hari melanggar kesepakatan ini.
Pelabuhan al-Hudaydah merupakan rute utama bagi pengiriman bantuan kemanusiaan ke Yaman.
Babak keempat perundingan damai Yaman dimulai sejak 6 Desember 2018 dengan melibatkan pihak-pihak Yaman dan dipimpin oleh Martin Griffiths, utusan khusus sekjen PBB untuk Yaman di Stockholm, Swedia serta berakhir hari Kamis 13 Desember 2018 dengan diraihnya sebuah kesepakatan gencatan senjata di al-Hudaydah.
Sampai saat ini telah diambil berbagai langkah untuk mengakhiri perang di Yaman, namun upaya tersebut selalu kandas akibat sabotase Arab Saudi dan sekutunya.
Arab Saudi dengan dukungan AS, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara lainnya menyerang Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara ini dari darat, udara dan laut.
Perang yang dkobarkan Arab Saudi beserta sekutunya di Yaman sampai saat ini telah menewaskan lebih dari 16 ribu orang, menciderai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.
Selain itu, agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman membuat negara Arab miskin ini mengalami kelangkaan makanan dan obat-obatan. (MF)