Pesan Kunjungan Delegasi Ansarullah ke Rusia
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i72243-pesan_kunjungan_delegasi_ansarullah_ke_rusia
Delegasi Ansarullah, Yaman yang dipimpin oleh Mohammed Abdul Salam baru-baru ini melakukan pembicaraan dengan para pejabat Rusia di Moskow.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 26, 2019 11:17 Asia/Jakarta
  • Mikhail Bogdanov dalam pertemuannya dengan delegasi Ansarullah di Moskow.
    Mikhail Bogdanov dalam pertemuannya dengan delegasi Ansarullah di Moskow.

Delegasi Ansarullah, Yaman yang dipimpin oleh Mohammed Abdul Salam baru-baru ini melakukan pembicaraan dengan para pejabat Rusia di Moskow.

Perang Yaman memasuki fase kritis di lapangan dan kancah politik. Di lapangan, dunia menyaksikan perubahan perimbangan dalam perang ini. Militer dan komite rakyat Yaman mengakhiri posisi bertahan dan mulai melakukan serangan balasan terhadap fasilitas penting di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).

Perubahan strategi ini menjadi salah satu alasan UEA menarik pasukannya dari Yaman. Sementara itu, Utusan Khusus PBB untuk Yaman, Martin Griffiths mengatakan jika ada kemauan, perang Yaman dapat berakhir dengan cepat.

Dari segi politik, posisi pemerintah penyelamatan nasional Yaman berada di atas angin. Militer Yaman dan Ansarullah mencatat posisi unggul di medan perang, sementara pemerintahan terguling Yaman secara praktis telah runtuh dan gagal.

Mengikuti transformasi baru ini, delegasi Ansarullah berkunjung ke Rusia untuk melakukan diskusi dengan para pejabat negara itu. Kunjungan ini membawa beberapa pesan penting.

Pertama, kunjungan ini menunjukkan bahwa kekuatan dunia mulai menerima dan mengakui Ansarullah dan pemerintah penyelamatan nasional Yaman sebagai salah satu aktor utama di kancah politik negara itu. Abdul Salam juga sudah pernah bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Bogdanov pada akhir Oktober 2018.

Ilustrasi pejuang Ansarullah Yaman.

Ada kemungkinan kekuatan Barat juga akan melakukan pembicaraan dengan Ansarullah di masa depan. Delegasi Kelompok Krisis Internasional – sebuah organisasi yang dibentuk untuk mencegah konflik – juga sudah bertemu dengan ketua Dewan Tinggi Politik Yaman.

Kedua, pertemuan-pertemuan ini bisa membuka jalan untuk mediasi pihak ketiga untuk menghidupkan kembali dialog intra-Yaman dan bahkan perundingan delegasi Yaman dengan koalisi Arab Saudi dengan tujuan mencari solusi mengakhiri perang.

Ketua Dewan Tinggi Politik Yaman, Mahdi al-Mashat dalam pertemuan dengan delegasi Kelompok Krisis Internasional, mengumumkan kesiapan Ansarullah untuk menghentikan serangan rudal dan drone jika koalisi Saudi juga melakukan hal yang sama.

"Kami sama sekali tidak keberatan dengan kemungkinan perundingan Yaman-Saudi untuk mencapai perdamaian komprehensif, seperti yang dikemukakan oleh Kelompok Krisis Internasional," ujarnya.

Dan ketiga, Rusia mulai memperlihatkan kesiapan untuk memainkan peran yang lebih aktif dalam krisis Yaman, dan delegasi Ansarullah juga menyambut keputusan ini.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam sebuah rilis bahwa pertemuan itu fokus pada situasi politik dan kemanusiaan di Yaman serta urgensitas untuk mencapai solusi komprehensif di bawah naungan PBB.

Rusia adalah sebuah kekuatan global dan perannya dalam krisis Yaman dapat mengarah pada inisiatif diplomatik untuk mengakhiri konflik ini. (RM)