Rusia: Serangan ke PLTN Bushehr, Noda yang Tak akan Pernah Terhapus
-
Maria Zakharova, Juru Bicara Kemenlu Rusia
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut serangan terbaru Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr di Iran selatan sebagai sebuah noda yang tidak akan pernah dapat dihapuskan.
Dalam rangkaian serangan Amerika–Israel tersebut, pada hari Sabtu, 4 April, sebuah proyektil jatuh di dekat area PLTN Bushehr.
Menurut laporan Parstoday yang mengutip IRNA, Maria Zakharova, Juru Bicara Kemenlu Rusia menyatakan kekhawatiran atas serangan keempat agresor Amerika dan Israel terhadap PLTN Bushehr dan menambahkan, “Tindakan ilegal dan ceroboh ini merupakan noda yang tidak akan pernah terhapus pada reputasi internasional mereka yang menjadikan pembangkit serta fasilitas nuklir Iran lain yang berada di bawah pengawasan IAEA sebagai target, dan memerintahkan penghancurannya.”
Zakharova pada hari Sabtu menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihak-pihak tersebut, dengan secara terbuka menyatakan bahwa mereka tidak mengakui norma atau batasan apa pun, telah sepenuhnya menghancurkan kredibilitas sebelumnya dalam bidang non-proliferasi nuklir serta keselamatan dan keamanan nuklir.
Ia menambahkan bahwa Rusia melakukan segala upaya untuk menarik perhatian komunitas internasional dan opini publik dunia terhadap bagaimana situasi di PLTN Bushehr semakin mendekati batas yang berbahaya, dan menegaskan bahwa serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, termasuk PLTN Bushehr, harus segera dihentikan.
Mikhail Ulyanov, diplomat senior Rusia di organisasi‑organisasi internasional di Wina, juga dalam reaksinya terkait serangan sekali lagi terhadap PLTN Bushehr mengatakan, “Serangan yang ceroboh dan sepenuhnya tidak bertanggung jawab terhadap PLTN Bushehr harus dihentikan.”
Ia menambahkan bahwa tampaknya mereka yang melakukan serangan-serangan tersebut memiliki masalah psikologis yang sangat serius.”(sl)