Abbas Tekankan Penentangan Rakyat Palestina terhadap Kebijakan AS
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i72684-abbas_tekankan_penentangan_rakyat_palestina_terhadap_kebijakan_as
Kepala Otorita Ramallah Palestina saat bertemu dengan delegasi DPR Amerika Serikat di Ramallah seraya mengungkapkan penentangan terhadap kebijakan AS terkait Palestina mengatakan, rakyat Palestina menolak keputusan presiden AS terkait Palestina.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 08, 2019 11:17 Asia/Jakarta
  • Mahmoud Abbas
    Mahmoud Abbas

Kepala Otorita Ramallah Palestina saat bertemu dengan delegasi DPR Amerika Serikat di Ramallah seraya mengungkapkan penentangan terhadap kebijakan AS terkait Palestina mengatakan, rakyat Palestina menolak keputusan presiden AS terkait Palestina.

Menurut laporan IRNA, Mahmoud Abbas Rabu (07/08) saat bertemu dengan delegasi DPR AS yang dipimpin Steny Hoyer menekankan pentingnya komitmen terhadap resolusi internasional.

Kepala Otorita Ramallah ini di pertemuan tersebut seraya mengungkapkan penolakan terhadap keputusan pemerintah AS terkait Quds, pengungsi Palestina, perbatasan dan keamanan menjelaskan, rezim Zionis Israel tidak menghormati kesepakatan bilateral yang didukung masyarakat interansional dan bersikeras menghancurkannya. Oleh karena itu, Palestina juga tidak akan mematuhi kesepakatan tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump Desember 2017 dalam sebuah langkah yang sepenuhnya ilegal dan bertentangan dengan resolusi PBB serta Dewan Keamanan, mengakui secara resmi Quds sebagai ibukota Israel.

Selain itu, proyek pembangunan distrik ilegal Zionis dan perluasannya di berbagai wilayah pendudukan Palestina semakin marak sejak Trump berkuasa.

Delegasi 41 anggota DPR AS yang dipimpin Steny Hoyer baru-baru ini berkunjung ke Ramallah dan Quds pendudukan.

Anggota delegasi ini Rabu sore mengunjungi kantor Deplu Israel. Di pertemuan tersebut, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidato.

Kunjungan delegasi DPR AS ke Palestina pendudukan untuk menunjukkan dukungan dan sehaluan mereka dengan Israel merupakan fenomena biasa dan merupakan rutinitas. Mayoritas kunjungan seperti ini dikoordinasi oleh Lobi Zionis. (MF)