Yaman: 30.597 Kali, Koalisi Saudi Langgar Gencatan Senjata !
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i74522-yaman_30.597_kali_koalisi_saudi_langgar_gencatan_senjata_!
Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Al-Saree mengatakan koalisi agresor Arab pimpinan rezim Al Saud telah melakukan pelanggaran terhadap gencatan senjata di al-Hudaydah sebanyak 30.597 kali.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Okt 09, 2019 08:53 Asia/Jakarta
  • Yaman porak-poranda akibat agresi koalisi Arab pimpinan rezim Al Saud
    Yaman porak-poranda akibat agresi koalisi Arab pimpinan rezim Al Saud

Juru Bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Yahya Al-Saree mengatakan koalisi agresor Arab pimpinan rezim Al Saud telah melakukan pelanggaran terhadap gencatan senjata di al-Hudaydah sebanyak 30.597 kali.

Yahya Al-Saree mendesak para agresor mematuhi kesepakatan yang telah dicapai, dan mengatakan Yaman sejauh ini telah mematuhi perjanjian Stockholm.

Gencatan senjata yang disepakati di Stockholm, Swedia, antara delegasi dari Sana'a dan  Riyadh dimulai pada hari Selasa, 18 Desember 2018 di Al-Hudaydah, wilayah barat Yaman, tetapi koalisi Saudi melanggarnya setiap hari.

Pelabuhan Al-Hudaydah merupakan rute utama untuk pengiriman bantuan kemanusiaan ke Yaman.

Putaran keempat perundingan damai Yaman dimulai pada 6 Desember 2018 yang dipimpin oleh Martin Griffiths, Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Yaman di Stockholm, Swedia.

Hingga kini berbagai langkah untuk mengakhiri perang Yaman telah diambil, tetapi selalu menemui jalan buntu akibat pelanggaran yang dilakukan Arab Saudi dan sekutunya.

Arab Saudi, dengan dukungan Uni Emirat Arab, Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya melancarkan serangan militer terhadap Yaman pada Maret 2015 dan memblokade wilayah darat, laut, dan udara tetangganya itu.

Perang yang dipimpin Saudi di Yaman sejauh ini telah menewaskan lebih dari 16.000 orang, melukai puluhan ribu, dan menyengsarakan jutaan warga Yaman.

Agresi militer koalisi Arab yang dipimpin Al Saud juga menghancurkan infrastruktur Yaman, dan menyebabkan negara ini kekurangan makanan dan obat-obatan.(PH)