Ansarullah: Perundingan Damai di Kuwait Tidak Berjalan Positif
-
Hamid Rizq
Anggota tim juru runding gerakan Ansarullah Yaman di Kuwait menyatakan, perundingan di Kuwait tidak berjalan positif.
Tasnim News melaporkan, Hamid Rizq, anggota tim juru runding Ansarullah Yaman di Kuwait mengatakan, perundingan tersebut hingga kini belum membuahkan hasil dan delegasi perundingan sampai sekarang masih berkutat pada poin-poin gencatan senjata.
Menurutnya, dalam perundingan ini akan jelas apakah proses politik yang menjadi pendukung langkah-langkah keamanan, disepakati atau tidak. Ini mengingat pasukan nasional Yaman menginginkan pembentukan pemerintahan persatuan nasional akan tetapi tim juru runding yang didukung Riyadh berniat mengambil alih semua wewenang karena mereka menilai diri mereka sebagai pemerintah sah Yaman.
Anggota tim juru runding Ansarullah menjelaskan, tim juru runding pro-Arab Saudi yang menilai diri mereka sebagai pemerintah sah, ingin sejak awal mengambil alih wewenang dan baru setelah itu akan menyambut perundingan.
Muhammad Al-Bukhaiti, anggota Biro Politik Ansarullah Yaman juga menyinggung interferensi sejumlah negara dalam pencapaian kesepakatan. (MZ)