Ansarullah Kritik PBB Tidak Becus Hentikan Pelanggaran Saudi
-
perundingan damai Yaman
Gerakan Ansarullah Yaman menyatakan, kelompok ini menuntut penarikan mundur pasukan agresor dari Yaman dan penyerahan senjata ke instansi pemerintah.
Televisi Al-Mayadeen melaporkan, Muhammad Abdussalam, juru bicara Ansarullah pada Sabtu (30/4), menjelaskan hasil perundingan damai Kuwait dan mengatakan, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tidak mampu mencegah pelanggaran kesepakatan gencatan senjata secara serius.
Menyinggung penekanan Ansarullah soal keluarnya pasukan agresor dari Yaman, Muhammad Abdussalam mengatakan, "Kami telah menyampaikan kepada komite koordinasi soal pelanggaran kesepakatan gencatan senjata yang terjadi setiap hari."
Dalam hal ini, Al-Mayadeen juga mengkonfirmasikan berakhirnya dialog Yaman di Kuwait.
Dalam dialog tersebut, delegasi pro-Arab Saudi tidak menyampaikan usulan apapun untuk mengakhiri krisis Yaman dan meminta waktu lebih lama untuk masalah ini. Delegasi tersebut hanya dapat mengemukakan program secara keseluruhan tanpa memberikan perincian.
Perundingan damai Yaman dimulai Kamis lalu di Kuwait akan tetapi bersamaan dengan itu, serangan Arab Saudi ke Yaman juga terus berlanjut, oleh karena itu perundingan damai Yaman-Yaman yang diawasi langsung PBB di Kuwait, tidak membuahkan hasil. (MZ)