Mengapa AS Tarik Patriotnya dari Arab Saudi?
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i81192-mengapa_as_tarik_patriotnya_dari_arab_saudi
Berbagai sumber mengkonfirmasi keputusan Amerika Serikat manarik sistem anti udara Patriotnya dari Arab Saudi. Masalah ini juga dibenarkan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.
(last modified 2026-08-01T14:58:09+00:00 )
May 11, 2020 05:07 Asia/Jakarta
  • Rudal Patriot AS
    Rudal Patriot AS

Berbagai sumber mengkonfirmasi keputusan Amerika Serikat manarik sistem anti udara Patriotnya dari Arab Saudi. Masalah ini juga dibenarkan oleh Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo.

Terkait keputusan Amerika ini ada beberapa pertanyaan yang muncul. Pertama, apa alasan keputusan ini? Berbagai media menyatakan bahwa alasan keputusan Amerika ini adalah ketidakpuasan atas kebijakan minyak Arab Saudi, namun Pompeo mengklaim bahwa penarikan sistem anti udara Patriot dari Saudi tidak boleh dicermati sebagai represi Washington terhadap Riyadh terkait penurunan harga minyak. Di sisi lain, Pompeo tidak memberi penjelasan apapun terkait alasan ini dan sekedar menyatakan bahwa sistem Patriot sejak lama telah ditempatkan di Arab Saudi dan kini sudah waktunya ditarik dari negara ini beserta pasukan AS.

Meski demikian sepertinya ketidakpuasan atas kebijakan minyak Arab Saudi merupakan alasan utama keputusan Washington ini. Arab Saudi di perang minyak dengan Rusia tak segan-segan menaikkan produksi minyaknya. Ini merupakan langkah pertama untuk menurunkan harga minyak demi menekan ekonomi Rusia.

Penyebaran wabah virus Corona di dunia dan penuran drastis permintaan minyak membuat harga minyak anjlok, khususnya harga minyak serpih (shale oil) Amerika mencapai di bawah 37 dolar perbarel serta menjadi kendala serius bagi Washington. Kondisi ini memaksa Presiden AS Donald Trump memberi ultimatum kepada Pangeran Mahkota Arab Saudi, Mohammad bin Salman (MBS) untuk mengakhiri perang minyak dan ia mengancam MBS akan memutus dukungan militer AS kepada Saudi.

Pertanyaan lain adalah, apa dampak dari keputusan AS menarik rudal patriotnya dari Arab Saudi bagi hubungan Washington dan Riyadh?

Hubungan Arab Saudi dan AS memiliki sejarah 75 tahun, namun masalah terpenting adalah hubungan ini tidak pernah bersifat strategis. AS memandang Arab Saudi sekedar alat dan sumber pendapatan. Selama sebuah negara memainkan peran alat dan sumber finansial bagi negara lain, ini artinya ia tidak dapat disebut sebagai sebuah sekutu. Rezim Zionis Israel sebuah sekutu bagi AS. Rencana rasis Kesepakatan Abad yang sepenuhnya selaras dengan kepentingan Israel atau veto setiap resolusi anti Israel di Dewan Keamanan oleh pemerintah AS sebuah contoh nyata yang menunjukkan bahwa Washington memandang Tel Aviv sebagai sekutu.

Sepertinya penarikan sistem anti udara Patriot dari Arab Saudi tidak akan memiliki banyak pengaruh bagi hubungan Washington dan Riyadh, karena Riyadh di era kepemimpinan Raja Salman dan anaknya hanya sekedar menjadi alat penyampai pesan AS dan tangannya sepenuhnya terikat di hadapan perilaku melecehkan dan menghina AS serta tidak memiliki kemampuan apapun untuk bertindak.

Sebelumnya Donald Trump menyebut Arab Saudi sebagai sapi perah dan dikesempatan lain dengan retorika melecehkan, presiden AS ini mengatakan kepada Raja Arab Saudi bahwa jika tidak ada dukungan dari AS maka ia tidak akan bertahan di tahta bahkan untuk dua pekan. Meski retorika Trump ini menyakitkan para pemimpin Arab Saudi, namun hal ini tidak pernah mendorong Riyadh menunjukkan repson dan meninjau ulang hubungannya dengan Washington.

Pemerintah Trump dengan menggulirkan keputusan menarik sistem anti udara Patriot dan pasukannya dari Arab Saudi membidik titik kelemahan Al Saud, yakni keamanan serta berusaha memanfaatkan kelemahan ini untuk memeras Arab Saudi khususnya menjelang penyelenggaraan pemilu presiden di AS. Koran al-Akhbar terkait hal ini menulis, “Trump seraya menjelaskan kemarahan DPR kepada Riyadh setelah anjloknya harga minyak menunjukkan bahwa ia siap untuk menaikkan pemerasannya kepada sahabatnya demi kepentingan ekonomi AS.”

Poin terakhir adalah meski penempatan sistem Patriot dan pasukan AS di Arab Saudi tidak memiliki prestasi apapun bagi Riyadh, dan bahkan tidak juga berujung pada jaminan keamanan, namun hal ini justru menjamin kepentingan ekonomi Amerika Serikat. (MF)