Saudi Menjegal Semua Upaya Politik di Lebanon
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i9826-saudi_menjegal_semua_upaya_politik_di_lebanon
Ketua Dewan Syariat Hizbullah, menilai Arab Saudi sebagai sandungan terpilihnya presiden Lebanon.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 24, 2016 09:07 Asia/Jakarta
  • Suriah
    Suriah

Ketua Dewan Syariat Hizbullah, menilai Arab Saudi sebagai sandungan terpilihnya presiden Lebanon.

Kantor berita Al-Ahd, Selasa (24/5) melaporkan, Syeikh Muhammad Yazbek, Ketua Dewan Syariat Hizbullah, mengkritik politik konfrontatif rezim Al-Saud di kawasan dan juga campur tangan boneka AS itu dalam urusan internal Lebanon, seraya menyatakan, "Arab Saudi tidak menyisakan makar apapun untuk menggagalkan proses politik di Lebanon khususnya terkait pemilihan presiden negara ini."

Syeikh Yazbek menyinggung politik standar ganda para penguasa Saudi di kawasan dan menjelaskan, ketika para pendukung muqawama (resistensi) menyatakan tidak di hadapan tuntutan Saudi, Riyadh balik melabel mereka teroris dan pendukung terorisme.

Laporan lainnya menyebutkan bahwa Hizbullah dalam sebuah pernyataann menilai tujuan di balik pemboman di kota Tartus, Jabala di Lattakia, barat Suriah, yang merenggut 100 warga Suriah, adalah demi menciptakan ketakutan dan kekalutan dalam masyarakat Arab dan Islam.

Hizbullah menegaskan, pembunuhan massal oleh para teroris itu terjadi dengan dukungan dinas-dinas keamanan asing dan dengan kedok apa yang gencar dipropagandakan sejumlah pihak Arab. Itu semua mengacu pada kehancuran kepentingan, keamanan, stabilitas dan kemajuan bangsa-bangsa Muslim.

Senin (23/5), serangan teroris Daesh ke kota-kota pesisir Tartus, Jabala di Lattakia, barat Suriah, telah merenggut nyawa lebih dari 100 warga Suriah dan melukai lebih dari 120 lainnya. (MZ)