Situasi di Ukraina Timur Memanas, Sejumlah Ledakan Terjadi
https://parstoday.ir/id/news/world-i115722-situasi_di_ukraina_timur_memanas_sejumlah_ledakan_terjadi
Media Rusia melaporkan terjadinya beberapa ledakan di Luhansk yang terletak di wilayah timur Ukraina.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Feb 20, 2022 10:23 Asia/Jakarta
  • Situasi di Ukraina Timur Memanas, Sejumlah Ledakan Terjadi

Media Rusia melaporkan terjadinya beberapa ledakan di Luhansk yang terletak di wilayah timur Ukraina.

Situasi di Ukraina timur semakin kritis dalam beberapa hari terakhir, terutama setelah terjadi sejumlah ledakan Sabtu malam. 

Penyebab ledakan tadi malam di wilayah Luhansk masih belum diketahui dan tidak ada rincian lebih lanjut yang dirilis media lokal. 

Selama beberapa hari terakhir, separatis di Ukraina timur menuduh militer negara ini melakukan serangan artileri dan mortir di wilayah Donetsk dan Luhansk. Tuduhan itu juga dibalas oleh pemerintah Ukraina terhadap pasukan separatis.

Wilayah Donetsk dan Luhansk di Ukraina timur didominasi etnis Rusia. Kedua wilayah tersebut mendeklarasikan kemerdekaan mereka dari pemerintah pusat Ukraina pada tahun 2014 menyusul kudeta pihak Barat terhadap pemerintah Ukraina saat itu.

Rusia sebelumnya telah menyatakan bahwa tentara Ukraina bermaksud untuk melancarkan serangan besar-besaran terhadap separatis. Sebaliknya, pemerintah Ukraina pro-Barat membantahnya dan menuduh Rusia menggunakan intervensi militer di Ukraina timur.

Masalah ini telah meningkatkan ketegangan antara Rusia dan Barat.

Amerika Serikat, bersama dengan sekutu NATO-nya menuduh Rusia bersiap untuk menyerang Ukraina.

Sementara itu, Rusia membantah tuduhan Barat bahwa Moskow bermaksud untuk menyerang Ukraina, dan balik menuduh Amerika Serikat dan sekutu Eropanya sengaja meningkatkan ketegangan.Ukraina telah menjadi tempat bentrokan antara pemerintah dan oposisi di wilayah timur Luhansk dan Donetsk sejak April 2014 menyusul kudeta pihak Barat terhadap pemerintah saat itu.

Pihak-pihak yang terlibat, dari pihak oposisi dan pemerintah Ukraina menandatangani perjanjian gencatan senjata di Minsk pada September 2014 untuk penyelesaian damai konflik di Ukraina timur.

Pada Februari 2015, perwakilan negara-negara anggota Normandia (Ukraina, Rusia, Prancis, dan Jerman) menandatangani perjanjian Minsk 2 yang baru, tapi berulang kali dilanggar oleh pihak-pihak yang berkonflik.(PH)