Pasukan Ukraina Ditarik dari Donetsk
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memerintahkan penarikan pasukan Ukraina dari garis depan Donetsk di timur negara itu.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengeluarkan dekrit pada Sabtu (30/7/2022) malam yang meminta semua militer dan warga sipil untuk segera mengungsi dan mundur dari wilayah Donetsk, yang merupakan garis depan konflik dengan Rusia.
Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk juga mengumumkan bahwa evakuasi harus dilakukan sebelum awal musim dingin, karena sumber daya gas alam di wilayah tersebut telah hancur.
Rusia telah mengumumkan bahwa serangannya ke Ukraina tidak berarti awal dari perang, tetapi tindakan untuk mencegah perang di tingkat global.
Vladimir Putin, Presiden Federasi Rusia baru-baru ini menyatakan bahwa tujuan operasi Moskow di Ukraina untuk de-Nazifikasi, dan membebaskan wilayah berbahasa Rusia di negara ini dari genosida.
Moskow sebelumnya telah memperingatkan negara-negara Barat tentang langkahnya mempersenjatai Ukraina dan mengabaikan pelanggaran hak asasi manusia dan serangan oleh pasukan Ukraina terhadap penduduk keturunan Rusia di Ukraina timur.
Pasca perubahan politik di tahun 2014 dan tersingkirnya presiden pro-Rusia Viktor Yanukovych, pemerintah Ukraina yang pro-Barat terus berupaya mendekatkan diri dengan Eropa dan Amerika, serta keanggotaan di lembaga-lembaga Barat, khususnya NATO dan Uni Eropa. Pada saat yang sama, pihak Barat yang dipimpin oleh Amerika Serikat mengirimkan bantuan militer dan senjata ke Ukraina dengan tujuan untuk melawan Rusia.(PH)