Iran: Serang Dua kapal Iran, AS Lakukan Kejahatan Perang
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193712-iran_serang_dua_kapal_iran_as_lakukan_kejahatan_perang
Gholamhossein Darzi, Duta Besar dan Wakil Perwakilan Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dalam surat kepada Dewan Keamanan PBB menyinggung serangan Amerika terhadap kapal-kapal "Naji-15" dan "Naji-16".
(last modified 2026-07-25T04:50:37+00:00 )
Jul 25, 2026 11:46 Asia/Jakarta
  • Iran: Serang Dua kapal Iran, AS Lakukan Kejahatan Perang

Gholamhossein Darzi, Duta Besar dan Wakil Perwakilan Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa, dalam surat kepada Dewan Keamanan PBB menyinggung serangan Amerika terhadap kapal-kapal "Naji-15" dan "Naji-16".

Gholamhossein Darzi mengatakan bahwa penargetan secara sengaja terhadap kedua kapal tersebut, yang pada saat serangan tidak terlibat dalam aktivitas militer apa pun, merupakan "pelanggaran serius dan nyata terhadap hukum humaniter internasional serta merupakan kejahatan perang."

Menurut Pars Today yang mengutip IRNA, Gholamhossein Darzi, Duta Besar dan Wakil Perwakilan Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa, pada Jumat waktu setempat dalam surat kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Presiden Dewan Keamanan yang sedang menjabat, mengatakan:

"Pada jam-jam pertama tanggal 23 Juli 2026, Amerika secara sengaja menyerang dua kapal pencarian dan penyelamatan maritim Republik Islam Iran, yaitu 'Naji-15' dan 'Naji-16', yang sedang menjalankan aktivitas di perairan teritorial Republik Islam Iran di Provinsi Hormozgan."

Diplomat senior Republik Islam Iran di PBB itu menambahkan:

"Penargetan secara sengaja terhadap kapal-kapal yang secara khusus diperuntukkan hanya untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan maritim merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional dan hukum laut internasional. Kapal-kapal ini memiliki tugas yang sepenuhnya bersifat kemanusiaan dan misi eksklusif mereka adalah menyelamatkan nyawa orang-orang yang terjebak di laut."

Darzi menegaskan:

"Kapal-kapal Naji-15 dan Naji-16 termasuk dalam perlindungan tersebut dan pada saat serangan tidak terlibat dalam aktivitas militer apa pun maupun partisipasi langsung dalam konflik bersenjata. Oleh karena itu, penargetan secara sengaja terhadap keduanya merupakan pelanggaran serius dan nyata terhadap hukum humaniter internasional serta merupakan kejahatan perang."

Wakil Perwakilan Iran di PBB mengatakan:

"Dengan secara sengaja menargetkan peralatan kemanusiaan pencarian dan penyelamatan maritim, Amerika tidak hanya membahayakan nyawa personel penyelamat, tetapi juga menempatkan keamanan seluruh pelaut yang membutuhkan bantuan, tanpa memandang kewarganegaraan mereka, dalam bahaya."