Mayoritas Negara Tolak Resolusi Anti-Rusia Usulan Ukraina di PBB
Rancangan resolusi anti-Rusia yang diusulkan oleh Ukraina ditolak oleh mayoritas negara anggota PBB dan hanya memenangkan sepertiganya saja.
Russia Today hari Sabtu (27/8/2022) melaporkan rancangan resolusi yang diusulkan oleh Ukraina terhadap operasi militer khusus Rusia di negaranya hanya didukung oleh 58 negara dari 193 negara anggota PBB.
Sergey Kislitsa, Wakil Ukraina di PBB Rabu lalu menyampaikan rancangan resolusi anti-Rusia di PBB. pada saat yang bersamaan, Vassily Nebenzia, Wakil Tetap Rusia di PBB, juga mengajukan bukti kejahatan Ukraina bersama pendukungnya, Barat, untuk menanggapi resolusi anti-Rusia tersebut.
Tentara Rusia menyerang Ukraina pada 24 Februari dengan tujuan membantu otoritas wilayah Luhansk dan Donetsk melawan serangan pasukan Ukraina.
Sejak itu, pejabat Rusia telah berulang kali mengatakan bahwa mereka tidak menargetkan infrastruktur sipil Ukraina dan tidak berusaha untuk menduduki negara ini, dan hanya berusaha untuk de-Nazifikasi dan melucuti senjata Ukraina.
Di sisi lain, negara-negara Eropa dan Barat, terutama Amerika Serikat mengintensifkan tekanan sanksi terhadap Federasi Rusia dan memasok segala jenis senjata ringan dan berat ke Kiev. Langkah ini tbukan hanya tidak mengakhiri perang di Ukraina, bahkan akan menyulut api konflik semakin berkobar di negeri ini.(PH)