PM Turki Minta Masyarakat Lanjutkan Protes terhadap Kudeta
Perdana Menteri Turki menekankan kelanjutan partisipasi rakyat untuk turun ke jalan-jalan guna melawan para pengkudeta.
Binali Yildirim menegaskan hal itu dalam pidatonya di depan kerumunan warga Turki di Ankara seperti dilansir IRNA, Senin (18/7/2016).
Ia mengatakan, kami tidak akan pernah menyerah kepada para pengkudeta dan pengkhianat, dan selama kita belum melumpuhkan mereka, maka masyakarat akan melanjutkan aksinya di jalan-jalan.
Yildirim menambahkan, kami akan melawan sampai waktu yang diperlukan untuk membela demokrasi, militer dan tanah air kita. Kita tidak akan duduk hingga para pengkudeta dihukum atas tindakannya.
"17 Juli selanjutnya akan menjadi hari raya demokrasi kita, dan kita akan merayakannya setiap tahun," pungkasnya.
Sebelumnya, Recep Tayyip Erdogan, Presiden Turki meminta masyarakat untuk turun ke jalan-jalan hingga hari Jumat guna memprotes para pengkudeta.
Kudeta militer di Turki pada Sabtu dini hari dimulai dengan masuknya tank-tank para pengkudeta ke jalan kota-kota negara ini khususnya di Ankara dan Istanbul.
Para tentara yang terlibat kudeta memblokade jalan, parlemen dan menyerang gedung radio dan televisi pemerintah. Mereka juga menggunakan helikopter dan pesawat untuk melancarkan aksinya.
Upaya kudeta gagal setelah para pendukung Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) turun ke jalan dan partai-partai oposisi serta Kurdi tidak mendukung kudeta.
Di beberapa lokasi terjadi bentrokan dan telah menelan korban tewas sedikitnya 265 orang dan melukai lebih dari 2.000 lainnya. (RA)