Erdogan Tolak Kudeta Militer Turki Hanya Sandiwara
-
Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menolak klaim yang beredar soal "kudeta sandiwara" yang gagal di negaranya.
Kantor berita Anatoli Turki melaporkan, Erdogan dalam wawancaranya dengan CNN menolak klaim yang dikemukakan oleh kelompok oposisi Turki bahwa kudeta militer yang gagal itu tidak lebih dari sekedar sandiwara.
"Ini tidak mungkin," tegasnya.
Presiden Turki menambahkan, pihak yang mengemukakan klaim itu ingin memutar-balikkan fakta dan karena jika tidak bagamana mungkin mereka mengijinkan banyaknya korban sipil yang tewas itu sebagai sebuah sandiwara.
Seraya menekankan bahwa dirinya dan orang-orang yang dekat dengannya tidak mungkin menginginkan tewasnya warga sipil, Erdogan mengatakan, "Klaim itu dikemukakan oleh kelompok pelaku kudeta."
Pada bagian lain pernyataannya, Erdogan mendesak mitranya dari Amerika Serikat, Barack Obama, untuk mengekstradisi Fethullah Gulen, pemimpin kelompok Hizmet. Erdogan juga telah melabel kelompok Hizmet sebagai kelompok teroris.
Sebelumnya, Erdogan menuding Gulen sebagai dalang kudeta yang gagal.
Gulen sendiri berkomentar, "Sebagai seseorang yang pernah mengalami beberapa kudeta militer selama lima dekade terakhir, hal ini sangat menghina bila dituduh memiliki hubungan dengan upaya semacam itu. Saya tegas membantah tuduhan tersebut."(MZ)