Manuver Militer Anti-Terorisme Rusia Digelar di Timur Jauh
Petinggi militer Rusia mengabarkan digelarnya manuver militer anti-terorisme di wilayah-wilayah Timur Jauh, Rusia.
Kantor berita Sputnik (26/7) melaporkan, Kolonel Alexander Gordeyev, Juru Bicara pasukan Rusia di Timur Jauh, Selasa (26/7) mengatakan, militer Rusia, lengkap dengan persenjataan canggih dan delapan kapal perang, ikut serta dalam manuver militer untuk menghadapi ancaman-ancaman teroris di Timur Jauh.
Gordeyev menambahkan, dalam manuver militer itu, pasukan Rusia berlatih metode menghadapi serangan-serangan teror.
Kelompok teroris Daesh sampai saat ini beberapa kali mengancam akan membalas langkah Rusia yang membantu pasukan Suriah membombardir markas-markas mereka.
Pengawasan keamanan luas sudah diberlakukan di seluruh penjuru Rusia untuk mengantisipasi serangan-serangan Daesh dan hingga kini, pihak keamanan negara itu sudah menangkap puluhan anasir teroris Daesh atau para teroris yang kembali dari Suriah.
Lembaga keamanan federal Rusia beberapa waktu lalu mengumumkan, aparat keamanan Rusia berhasil mengungkap dan menggagalkan beberapa upaya teror yang rencananya dilakukan di beberapa kota besar negara ini. (HS)