Presiden Filipina Perintahkan Pemulangan Pekerja Negara Itu dari Saudi
Presiden Filipina mengeluarkan perintah pemulangan warga negara itu yang bekerja di Arab Saudi.
IRNA (3/8) melaporkan, Rodrigo Duterte, Presiden Filipina, Rabu (3/8) menyampaikan kekhawatiran atas masa depan para pekerja Filipina di Saudi menyusul anjloknya perekonomian dan meningkatknya jumlah pengangguran di negara penghasil minyak itu. Oleh karena itu ia memerintahkan pemulangan para pekerja Filipina yang bekerja di Saudi.
Salvador Panelo, Ketua Bidang Konsultasi Hukum, Kantor Kepresidenan Filipina mengatakan, para pekerja Filipina di Saudi dalam beberapa hari ke depan akan dipulangkan dengan sejumlah penerbangan.
Ia menambahkan, rencananya, berdasarkan instruksi Presiden Duterte, para pekerja itu akan diberikan sejumlah bantuan finansial.
Lebih dari 1,2 juta pekerja Filipina ada di Saudi. Sebagian besar dari mereka harus menghadapi banyak masalah karena krisis keuangan yang menerpa negara itu dan menurunnya harga minyak dunia. Ribuan dari mereka dipecat dari pekerjaannya.
Sejumlah laporan mengatakan, pemerintah India dan Pakistan juga sebelumnya sudah menyampaikan kekhawatiran atas kondisi pengangguran, kelaparan dan minimnya fasilitas kesejahteraan bagi para pekerja di Saudi.
Arab Saudi, karena anggarannya bersandar pada pendapatan minyak dan turunnya harga minyak dunia dan di sisi lain, bantuan total atas teroris di Suriah, serta perang terhadap rakyat Yaman, tahun lalu mengalami defisit anggaran hingga lebih dari 100 milyar dolar. (HS)