Turki Negosiasikan Penarikan Pasukannya dari Irak
Ketua Aliansi Al Mutahidun, Irak mengabarkan perundingan yang dilakukan pemerintah Baghdad dan Ankara terkait penarikan pasukan Turki dari Utara Irak.
Stasiun televisi Alalam (7/8) melaporkan, Osama Al Nujaifi, Ketua Aliansi Al Mutahidun dalam wawancara dengan Al Sumaria News mengatakan, kehadiran pasukan Turki di Irak bertentangan dengan kepentingan nasional negara ini dan Aliansi Al Mutahidun menekankan penarikan pasukan Turki dari Irak.
Sayid Ammar Hakim, Ketua Majelis Tinggi Islam Irak baru-baru ini bertemu dengan Farooq Qamayachi, Dubes Turki di Baghdad dan meminta Ankara untuk menarik pasukannya dari Irak.
Ibrahim Jaafari, Menteri Luar Negeri Irak juga mendesak penarikan segera pasukan Turki dari Utara Irak.
Pada 4 Desember 2015, ratusan tentara Turki, dengan dalih memerangi kelompok teroris Daesh, masuk ke Utara Irak dan menempati pangkalan militer Bashiqa, yang terletak di dekat kota Mosul.
Langkah Turki tersebut spontan memicu gelombang protes internasional. (HS)