Perwira Militer AL Turki Minta Suaka Politik ke Amerika
Seorang perwira militer senior Angkatan Laut Turki yang bertugas di pangkalan Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO di Virginia, Amerika Serikat, menolak kembali ke negaranya dan meminta suaka politik ke Amerika.
IRNA (10/8) melaporkan, Laksamana Mustafa Zeki Ugurlu, perwira militer AL Turki yang dituduh bekerjasama dan terlibat dalam kudeta gagal 15 Juli lalu di negara itu, dipecat dan surat perintah penangkapan dirinya dikeluarkan setelah proses penyelidikan dan peradilan di kota Izmir.
Laksamana Mustafa Zeki Ugurlu pada 22 Juli lalu, sepekan setelah kudeta Turki, meninggalkan tempat tugasnya di pangkalan NATO yang terletak di Norfolk, Virginia, Amerika dan dikabarkan menghilang.
Pengadilan Izmir dalam penyelidikannya terkait kasus mata-mata militer di kota itu memperoleh informasi yang menunjukkan upaya spionase yang dirancang oleh anggota gerakan Fethullah Gulen untuk memisahkan pasukan yang komitmen dan loyal dari pemerintah dan rakyat Turki.
Ugurlu dituduh sebagai salah satu otak utama yang merancang aksi spionase di Izmir tersebut.
Menyusul kudeta militer gagal, pemerintah Turki menuduh anasir-anasir kelompok Gulen yang ada di tubuh militer negara itu sebagai pelaku asli kudeta dan memulai operasi luas pembersihan anasir Gulen. (HS)