Araghchi: Kondisi Saat Ini Tidak Ada Ruang untuk Negosiasi yang Bermartabat
https://parstoday.ir/id/news/world-i183690-araghchi_kondisi_saat_ini_tidak_ada_ruang_untuk_negosiasi_yang_bermartabat
Menteri Luar Negeri Iran menegaskan bahwa saat ini tidak ada perundingan apa pun dengan Amerika Serikat.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jan 06, 2026 12:08 Asia/Jakarta
  • Araghchi: Kondisi Saat Ini Tidak Ada Ruang untuk Negosiasi yang Bermartabat

Menteri Luar Negeri Iran menegaskan bahwa saat ini tidak ada perundingan apa pun dengan Amerika Serikat.

Seyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, pada hari Senin menyatakan bahwa musuh saat ini memfokuskan tekanannya pada perekonomian negara untuk memberikan tekanan ekonomi terhadap Iran.

Ia menegaskan, “Saat ini kami sama sekali tidak memiliki negosiasi dengan Amerika Serikat, dan dalam kondisi sekarang tidak ada kemungkinan untuk melakukan negosiasi yang terhormat dan bermartabat. Tentu saja, apabila muncul suatu peluang dan sistem menilai bahwa negosiasi diperlukan, maka hal itu dapat dilakukan. Namun logika diplomasi menunjukkan bahwa negosiasi dalam kondisi saat ini tidak akan menghasilkan apa pun dan tidak membawa manfaat.”

Jerman: Perbatasan Greenland Tidak Boleh Diubah dengan Kekerasan

Sebastian Hille, Wakil Juru Bicara Pemerintah Jerman, mengatakan bahwa sangat jelas Greenland secara administratif merupakan wilayah otonom yang berada di bawah kedaulatan Denmark. Ia menegaskan bahwa perbatasan tidak boleh diubah dengan penggunaan kekerasan dan wilayah tidak boleh dianeksasi melalui paksaan. Menurutnya, Jerman tetap berpegang pada prinsip-prinsip hukum internasional yang menjadi dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Kemenangan Venezuela di Dewan Keamanan

Ivan Gil Pinto, Menteri Luar Negeri Venezuela, terkait sidang darurat Dewan Keamanan dan kecaman luas para perwakilan negara terhadap serangan militer pemerintah Amerika Serikat, menyatakan bahwa Caracas meraih kemenangan yang jelas dan sah. Ia menambahkan bahwa komunitas internasional secara resmi mengakui serangan 3 Januari sebagai tindakan yang bertentangan dengan hukum internasional, melanggar Piagam PBB, hukum dan hak asasi manusia, serta merupakan pelanggaran terhadap kekebalan kepala negara yang sedang menjabat.

Perwakilan berbagai negara dalam sidang darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa, dengan mengecam serangan militer pemerintah Donald Trump terhadap Venezuela, menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam PBB, serta memperingatkan dampaknya terhadap perdamaian dan stabilitas regional maupun internasional.

Putin: Kembalinya Lagu Kebangsaan dan Bendera ke Tim Paralimpiade Rusia adalah Kemenangan Besar

Vladimir Putin, Presiden Rusia, menyebut dikembalikannya lagu kebangsaan dan bendera nasional ke tim Paralimpiade negaranya dalam ajang internasional sebagai sebuah kemenangan besar. Dalam sebuah pesan, Putin menulis bahwa sangat membanggakan melihat para atlet Paralimpiade Rusia kembali berpartisipasi dalam kompetisi internasional besar dengan simbol, bendera, dan lagu kebangsaan nasional.

Sebelumnya, Majelis Umum Komite Paralimpiade Internasional pada Mehr 1402 (Oktober 2023) menangguhkan keanggotaan tim Paralimpiade Rusia selama dua tahun dengan alasan “tidak dipenuhinya kewajiban keanggotaan sesuai dengan anggaran dasar”. Meski demikian, atlet Rusia diizinkan untuk berpartisipasi secara individual sebagai atlet netral dalam Olimpiade Paris 2024. Sebanyak 86 atlet Rusia mengikuti ajang tersebut dan berhasil meraih 64 medali.

Penutupan Festival Global Arbaeen ke-11 di Karbala

Upacara penutupan Festival Global Arbaeen ke-11 diselenggarakan di Karbala al-Mu’alla dengan dihadiri perwakilan dari 47 negara di dunia. Pada edisi ini, sebanyak 35.000 karya dikirimkan ke sekretariat festival dan dilombakan dalam tujuh kategori, yaitu fotografi, film, buku, lantunan Arbaeen, cerita, ruang digital, dan puisi Arbaeen.(PH)