Pesan Araghchi kepada Trump: Jangan Ulangi Kesalahan Juni Lalu!
https://parstoday.ir/id/news/world-i184146-pesan_araghchi_kepada_trump_jangan_ulangi_kesalahan_juni_lalu!
Menteri Luar Negeri Iran dengan menyatakan bahwa mengulangi sebuah pengalaman yang telah gagal oleh pihak Amerika tidak akan menghasilkan hasil yang berbeda, menegaskan: Iran telah membuktikan bahwa negara ini selalu siap untuk bernegosiasi dan berupaya secara diplomatik.
(last modified 2026-02-25T09:50:49+00:00 )
Jan 15, 2026 18:41 Asia/Jakarta
  • Pesan Araghchi kepada Trump: Jangan Ulangi Kesalahan Juni Lalu!

Menteri Luar Negeri Iran dengan menyatakan bahwa mengulangi sebuah pengalaman yang telah gagal oleh pihak Amerika tidak akan menghasilkan hasil yang berbeda, menegaskan: Iran telah membuktikan bahwa negara ini selalu siap untuk bernegosiasi dan berupaya secara diplomatik.

Menurut laporan Pars Today, Seyyed Abbas Araghchi, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, pada hari Rabu dalam wawancara dengan Bret Baier, pembawa acara jaringan Fox News, ketika menjawab pertanyaan mengenai “pesan apa yang ia miliki untuk Trump?”, mengatakan,"Jangan mengulangi kesalahan yang Anda lakukan pada bulan Juni; Anda tahu bahwa jika Anda mencoba sebuah pengalaman yang telah gagal, Anda akan mendapatkan hasil yang sama."

Ia menegaskan, "Iran telah membuktikan bahwa negara ini siap untuk negosiasi dan diplomasi, dan kami telah membuktikannya selama 20 tahun terakhir, namun Amerika Serikatlah yang selalu menghindari diplomasi, memutus jalur dialog, dan memilih opsi perang."

Lavrov: Tarif Trump atas perdagangan dengan Iran menunjukkan memburuknya situasi Amerika

Sergei Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia, dalam menanggapi pertanyaan mengenai pernyataan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tentang penerapan tarif 25 persen terhadap semua negara yang bekerja sama secara ekonomi dengan Iran, mengatakan: penggunaan tarif dan sanksi yang tidak adil dan diskriminatif oleh Amerika Serikat menunjukkan memburuknya posisi kompetitif Washington secara berkelanjutan.

Malaysia secara resmi bergabung dengan “Karavan Global al-Sumud”

Anwar Ibrahim, Perdana Menteri Malaysia, dalam sebuah pernyataan menyatakan bahwa negaranya, untuk membantu dan membela hak-hak rakyat Palestina, akan berpartisipasi secara langsung dalam “Karavan Kemanusiaan Global al-Sumud”. Ia menambahkan: langkah ini merupakan kelanjutan dari sebuah perjuangan moral global untuk membela keadilan dan hak-hak kemanusiaan.

Cina: Masalah Taiwan adalah urusan internal

Zhu Fenglian, juru bicara “Kantor Urusan Taiwan di Dewan Negara” Cina, memperingatkan bahwa masalah Taiwan adalah urusan internal, dan Beijing akan dengan tegas melindungi kedaulatan nasional, integritas teritorial, dan keamanannya. Pernyataan ini disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam sebuah wawancara dengan New York Times mengatakan bahwa Beijing “menganggap Taiwan sebagai bagian dari Cina” dan bahwa bagaimana menghadapi masalah Taiwan adalah “urusan Cina”.

Penolakan luas warga Amerika terhadap rencana pengambilalihan Greenland

Hasil survei dua hari Reuters/Ipsos menunjukkan bahwa hanya 17 persen warga Amerika yang mendukung upaya Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengambil alih Greenland, dan mayoritas signifikan dari Demokrat maupun Republik menentang penggunaan kekuatan militer untuk mencaplok pulau tersebut.(PH)