Bagaimana Eropa akan Menanggapi Perang Tarif Trump?
-
AS Vs UE
Pars Today - The Financial Times melaporkan, "Uni Eropa sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan tarif tinggi atau membatasi aktivitas perusahaan Amerika di pasar Eropa sebagai tanggapan terhadap ancaman tarif Donald Trump terhadap Greenland."
Financial Times menulis, "Menanggapi ancaman Trump terhadap sekutu Eropa dari Amerika Serikat di Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) yang menentang upayanya untuk mengambil alih pulau Greenland, anggota Uni Eropa sedang mempertimbangkan untuk memberlakukan tarif senilai 93 miliar euro terhadap Amerika Serikat atau membatasi aktivitas perusahaan Amerika di pasar Uni Eropa."
Menurut laporan ini, "Daftar tarif ini telah disiapkan tahun lalu, tetapi Uni Eropa menunda implementasinya hingga 6 Februari tahun ini setelah mencapai kesepakatan perdagangan dengan Amerika Serikat untuk mencegah perang dagang skala penuh antara Washington dan Uni Eropa."
Financial Times menambahkan, "Membatasi aktivitas perusahaan Amerika di negara-negara anggota Uni Eropa adalah opsi lain yang akan digunakan Eropa untuk menanggapi ancaman tarif Trump."
Laporan ini melanjutkan, "Anggota Uni Eropa berharap bahwa ancaman tarif balasan mereka terhadap AS akan meningkatkan tekanan bipartisan (Republikan dan Demokrat) di AS terhadap tindakan Trump dan memaksanya untuk mundur."
Laporan ini juga mengutip seorang pejabat Eropa yang meminta namanya dirahasiakan, yang mengatakan bahwa situasi yang diciptakan Trump dengan bersikeras pada aneksasi Greenland ke AS tidak lagi memungkinkan Uni Eropa untuk berkompromi dan bahwa negara-negara Eropa tidak dapat menyerahkan pulau itu kepada AS.
Presiden AS Donald Trump baru-baru ini mengumumkan bahwa tarif 10% akan dikenakan pada negara-negara yang menentang aneksasi Greenland ke AS mulai 1 Februari. Trump kemudian mengatakan bahwa tarif ini akan meningkat menjadi 25% mulai 1 Juni.
Denmark, Norwegia, Swedia, Finlandia, Belanda, Prancis, Jerman, dan Inggris termasuk di antara negara-negara yang terkena dampak tarif ini. Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menyatakan bahwa tarif AS terhadap sekutu Eropa terkait masalah Greenland tidak dapat diterima.
Washington telah mengumumkan bahwa tarif ini akan tetap berlaku sampai AS membeli Greenland. Sementara itu, ribuan warga Denmark berunjuk rasa di Kopenhagen menentang klaim dan ancaman Trump untuk merebut Greenland, sambil membawa spanduk anti-Amerika dan menyerukan kepada pihak berwenang negara itu untuk membiarkan Greenland.(sl)