Iran Mengubah Persamaan Perang Merugikan AS Melalui Manajemen Cerdas
-
Zamir Akram, seorang ahli di bidang nuklir dan penasihat senior untuk program strategis pemerintah Pakistan
Pars Today - Penasihat strategis pemerintah Pakistan menyatakan bahwa Republik Islam Iran telah mengubah persamaan perang merugikan Amerika Serikat melalui manajemen cerdas.
Menurut laporan Pars Today, Zamir Akram, seorang ahli di bidang nuklir dan penasihat senior untuk program strategis pemerintah Pakistan, menyebut tujuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama Israel untuk melakukan agresi terhadap Iran sebagai sesuatu yang konyol dan tidak realistis.
Ia menekankan keberhasilan Tehran dalam mengelola perang dan menambahkan, “Negara-negara Arab di kawasan harus tahu bahwa, tidak seperti Iran, Israel yang ekspansionis merupakan ancaman nyata bagi keamanan mereka.”
Zamir Akram menggambarkan serangan militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran sebagai “kesalahan besar” dan mengatakan, “Meskipun ada pembunuhan para pemimpin senior dan kehancuran yang belum pernah terjadi sebelumnya, rakyat Iran, dengan menggunakan perang asimetris yang menargetkan aset Amerika dan Israel serta sekutu regional Amerika, telah membalas dendam selain mengendalikan Selat Hormuz, yang menyebabkan kebingungan dalam strategi Amerika.”
Sementara itu, Qamar Cheema, seorang analis politik Pakistan menekankan legitimasi hak Republik Islam Iran untuk membela diri dari agresi Amerika Serikat dan Israel, dan mengatakan, “Ancaman Trump sebenarnya telah menciptakan kerentanan dalam tatanan dunia dan menyebabkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap jaminan kedaulatan dan integritas teritorial mereka oleh lembaga-lembaga internasional.”(sl)