Analis Militer Amerika: Iran Lebih Unggul
https://parstoday.ir/id/news/world-i187714-analis_militer_amerika_iran_lebih_unggul
Pars Today - Seorang analis intelijen mantan Angkatan Laut AS, menyatakan bahwa Washington dan Tel Aviv gagal mencapai tujuan mereka dalam agresi militer terhadap Teheran, menekankan, “Iran memiliki keunggulan dalam perang saat ini.”
(last modified 2026-03-27T03:59:18+00:00 )
Mar 27, 2026 10:55 Asia/Jakarta
  • cott Ritter, analis intelijen mantan Angkatan Laut AS
    cott Ritter, analis intelijen mantan Angkatan Laut AS

Pars Today - Seorang analis intelijen mantan Angkatan Laut AS, menyatakan bahwa Washington dan Tel Aviv gagal mencapai tujuan mereka dalam agresi militer terhadap Teheran, menekankan, “Iran memiliki keunggulan dalam perang saat ini.”

Menurut laporan Pars Today, Scott Ritter, analis intelijen mantan Angkatan Laut AS, hari Kamis (26/03/2026) dalam wawancara dengan kantor berita Rusia TASS menambahkan, “Iran dan Amerika Serikat belum menghabiskan sumber daya militer mereka dan siap untuk melanjutkan perang selama beberapa bulan mendatang, tetapi Iran memiliki keunggulan.”

Inspektur mantan Komisi Khusus PBB menambahkan, "Amerika Serikat adalah negara adidaya yang mampu melanjutkan perang selama berbulan-bulan, dan di sisi lain, Iran telah mempersiapkan diri untuk perang ini selama lebih dari 20 tahun dan juga mampu melanjutkannya selama berbulan-bulan lagi.”

Ritter menjelaskan, “Sekarang pertanyaannya adalah pihak mana yang dapat melanjutkan konflik ini dengan keunggulan yang lebih besar? Di sinilah Iran memiliki keunggulan.”

Pakar Amerika ini, menyatakan bahwa rencana Amerika Serikat untuk menyerang Iran telah gagal, dan mengatakan, "Kami mencoba menggulingkan pemerintah Iran, menyebabkan keruntuhannya, menghancurkan kemampuan rudalnya, dan kemudian mengalahkan Iran. Amerika Serikat dan Israel mampu membunuh pemimpin tertinggi dan beberapa pejabat tinggi Iran lainnya, tetapi sistem Iran sangat tangguh dan tidak runtuh.”

Ia mencatat, “Sistem Iran bahkan menjadi lebih kuat, karena rakyat Iran telah berkumpul untuk membela kedaulatan negara mereka, jadi di sini kita menyaksikan kegagalan Amerika Serikat dan Israel.”

Analis intelijen mantan Angkatan Laut Amerika Serikat, menekankan bahwa Iran memiliki peluang terbesar untuk menang dalam agresi ini, dan menyatakan, “Seperti yang ditunjukkan oleh situasi, Iran masih memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk menggunakan rudal dan drone terhadap Israel, terhadap pangkalan-pangkalan Amerika di kawasan, dan terhadap target-target yang diinginkan di negara-negara Arab Teluk Persia.”

Scott Ritter menyatakan, “Orang Iran tidak menunjukkan niat untuk mundur, sementara Amerika Serikat telah menghabiskan amunisi terpandu jarak jauhnya, rudal jelajah, dan rudal udara-ke-udara dan sekarang terpaksa menggunakan bom-bom lamanya.”(sl)