Tensi Naik; Maskapai Austria dan Italia Hentikan Penerbangan ke Wilayah Pendudukan
-
Pesawat
Pars Today - Media-media Zionis melaporkan bahwa maskapai penerbangan Austria dan Italia telah membatalkan penerbangan terjadwal ke wilayah pendudukan untuk hari Sabtu (25/7) karena kekhawatiran keamanan.
Sebagaimana dilaporkan IRNA dari Anadolu, 25 Juli 2026, saluran televisi Israel 12 mengumumkan bahwa kedua maskapai ini telah menangguhkan layanan mereka karena meningkatnya ketegangan regional. Ketegangan regional terus mempengaruhi perjalanan udara ke Wilayah Pendudukan.
Media Israel ini tidak menyebutkan durasi penangguhan penerbangan maskapai Austria dan Italia.
Sejak dimulainya perang rezim Zionis terhadap Jalur Gaza pada Oktober 2023, berbagai maskapai penerbangan telah berulang kali menangguhkan layanan mereka ke Wilayah Pendudukan.
Pembatalan penerbangan terbaru ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran serta kekhawatiran akan konflik regional yang lebih luas.
Amerika Serikat sejak 7 Juli 2026, dengan dalih serangan terhadap sejumlah kapal yang melintas di selatan Selat Hormuz, melanggar nota kesepahaman Islamabad atas perintah Donald Trump, Presiden AS, dan tidak hanya kembali melancarkan serangan agresif terhadap Iran, tetapi juga memulai kembali blokade laut pada pukul 23.30 tanggal 14 Juli.
Presiden AS, di sela-sela pertemuan puncak para pemimpin NATO di Ankara, menyatakan bahwa tidak ada lagi kesepakatan dengan Iran dan gencatan senjata telah berakhir.
Dengan dimulainya kembali agresi militer AS terhadap Iran dan respons defensif Republik Islam Iran ke pangkalan-pangkalan AS yang menjadi sumber serangan, sorotan dunia kembali tertuju pada Selat Hormuz sebagai pusat sengketa baru antara Iran dan AS.(Sail)