Trump Tertinggal, Bahkan dalam Survei Ekonomi
Survei terbaru menunjukkan penurunan tingkat popularitas Presiden Amerika Serikat Donald Trump serta keunggulan Partai Demokrat untuk pertama kalinya sejak 2017 dalam indikator ekonomi yang paling penting.
Menurut Pars Today yang mengutip Kantor Berita IRIB, hasil survei Reuters/Ipsos menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya sejak 2017, warga Amerika menilai Partai Demokrat lebih layak daripada Partai Republik dalam mengelola perekonomian.
Hal ini, yang terjadi bersamaan dengan turunnya tingkat popularitas Trump menjadi 35 persen, dapat memengaruhi pemilu paruh waktu Kongres.
Berdasarkan laporan tersebut, kenaikan harga bensin setelah serangan militer Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran serta berlanjutnya konflik disebut sebagai salah satu faktor utama yang menyebabkan ketidakpuasan publik terhadap kinerja ekonomi pemerintahan Trump.
Survei tersebut juga menunjukkan keunggulan Partai Demokrat atas Partai Republik dalam proyeksi suara untuk pemilu Kongres AS.