Ledakan di Filipina, 10 Orang Tewas
https://parstoday.ir/id/news/world-i19468-ledakan_di_filipina_10_orang_tewas
Ledakan mengguncang Davao City, kota kediaman Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Jumat (2/9), menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai puluhan lainnya.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Sep 03, 2016 00:32 Asia/Jakarta
  • Ledakan di  Filipina, 10 Orang Tewas

Ledakan mengguncang Davao City, kota kediaman Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Jumat (2/9), menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai puluhan lainnya.

Juru bicara Duterte, Ernesto Abella, menyatakan saat ledakan terjadi, Duterte tengah berada di Davao, namun sang presiden dan keluarganya dipastikan dalam kondisi aman. 

Putranya, Paolo Duterte, yang  menjabat sebagai wakil wali kota Davao City, menyatakan sang ayah berada jauh dari lokasi ledakan ketika ledakan terjadi. Paolo juga merinci bahwa 10 orang yang tewas terdiri dari lima pria dan lima wanita.

Seorang pejabat polisi menyatakan kepada Reuters bahwa sedikitnya 30 orang dirawat di rumah sakit akibat insiden ini. 

Insiden itu terjadi di sebuah pasar malam yang terletak dekat hotel mewah Marco Polo, hotel yang kerap dikunjungi Duterte di Davao.

Dilaporkan, sekitar 60 orang terluka dan 10 orang dipastikan tewas.

Davao City terletak di Mindanao, Filipina selatan. Meski Mindanao dilanda berbagai aksi kekerasan, Davao City merupakan salah satu kota yang dinilai relatif aman. 

Sebelum menjabat sebagai presiden Filipina pada akhir Juni lalu, Duterte menjabat sebagai wali kota Davao City selama 22 tahun. Saat menjabat sebagai wali kota pun, pria 71 tahun ini dikenal keras terhadap pelaku tindak kejahatan serta pengedar narkoba.(PH)