Filipina: Kami Hanya Punya Bahan Bakar untuk Satu Bulan Lagi
https://parstoday.ir/id/news/world-i187802-filipina_kami_hanya_punya_bahan_bakar_untuk_satu_bulan_lagi
Pars Today - Menteri Luar Negeri Filipina dalam sebuah pernyataan yang merujuk pada kekurangan cadangan produk minyak negara tersebut akibat serangan Amerika dan Israel terhadap Iran mengatakan, “Kami hanya memiliki 40 hingga 45 hari cadangan produk minyak dan bahan bakar.”
(last modified 2026-03-28T00:27:05+00:00 )
Mar 28, 2026 07:26 Asia/Jakarta
  • Menteri Luar Negeri Filipina Maria Theresa Lazaro
    Menteri Luar Negeri Filipina Maria Theresa Lazaro

Pars Today - Menteri Luar Negeri Filipina dalam sebuah pernyataan yang merujuk pada kekurangan cadangan produk minyak negara tersebut akibat serangan Amerika dan Israel terhadap Iran mengatakan, “Kami hanya memiliki 40 hingga 45 hari cadangan produk minyak dan bahan bakar.”

Menurut laporan Pars Today, Menteri Luar Negeri Filipina Maria Theresa Lazaro dalam sebuah wawancara dengan jaringan berita CNN mengatakan, “Filipina adalah negara pertama yang menyatakan keadaan darurat karena potensi kekurangan produk minyak.”

Menteri Luar Negeri Filipina juga, dengan menunjuk pada efek semakin meningkat dari kenaikan harga transportas energi terhadap ekonomi negara tersebut, menekankan, “Tidak diragukan lagi, kenaikan harga energi juga akan menaikkan harga barang-barang konsumsi lainnya bagi masyarakat, termasuk makanan dan produk pertanian.”

Sementara itu, ratusan warga Filipina telah berdemonstrasi di jalan-jalan Manila, ibu kota, dan kota-kota lain di Filipina untuk memprotes kenaikan harga bahan bakar dan pembawa energi yang melonjak di negara tersebut. Filipina telah mengalami kenaikan harga bensin tertinggi di dunia sejak agresi Amerika dan rezim Zionis terhadap Iran.

Filipina, yang sangat bergantung pada impor bahan bakar, saat ini menghadapi krisis energi dan telah menyatakan keadaan darurat.(sl)