Polandia Panggil Dubes Israel atas Penghentian Penyelidikan Kematian Relawan WCK
-
Mobil ambulans Gaza yang diserang rezim Zionis Israel
Pars Today - Kementerian Luar Negeri Polandia mengumumkan bahwa mereka telah memanggil Duta Besar Israel sebagai tanggapan atas keputusan rezim tersebut untuk menghentikan penyelidikan tentang serangan terhadap konvoi bantuan organisasi World Central Kitchen (WCK) di Gaza pada tahun 2024, yang menewaskan tujuh relawan asing, termasuk seorang warga negara Polandia.
Melaporkan IRNA dari Al Jazeera, Jumat, 21 Agustus 2026, Kementerian Luar Negeri Polandia, pada hari Kamis (20/8), dalam sebuah pernyataan mengutuk langkah-langkah yang telah diambil sejauh ini oleh rezim Israel dan menuntut klarifikasi penuh tentang penyebab dan kondisi seputar serangan tersebut.
Kemenlu Polandia mencatat bahwa kasus ini juga sedang diselidiki oleh Kejaksaan Regional di Przemysl, dan menambahkan bahwa Polandia mengharapkan Israel untuk memberikan semua penjelasan dan bukti yang diminta kepada penyelidik Polandia.
Kemenlu Polandia menekankan bahwa keadaan kematian para korban harus "diklarifikasi sepenuhnya" dan menolak upaya pejabat Israel "untuk menghindari pertanggungjawaban hukum dan moral."
Sikap ini muncul setelah militer rezim Zionis mengumumkan bahwa, setelah meninjau kasus serangan terhadap konvoi WCK di Gaza, mereka tidak berniat untuk mengajukan tuntutan pidana terhadap tentara dan komandan yang terlibat dalam insiden tersebut.
Dalam serangan yang terjadi pada 1 April 2024 itu, tujuh relawan tewas, termasuk Zomi Frankcom, seorang warga negara Australia, yang menjadi sasaran serangan pasukan Zionis.
Menanggapi keputusan ini, Australia juga memanggil Duta Besar Israel.
Militer rezim Zionis menyatakan bahwa serangan itu disebabkan oleh kesalahan identifikasi target, dan mengklaim bahwa meskipun ada "kekurangan operasional yang serius," tidak ada bukti pelanggaran pidana.
"Polandia memanggil Duta Besar Israel untuk memprotes keputusan Israel menghentikan penyelidikan atas serangan terhadap konvoi bantuan WCK pada 1 April 2024, yang menewaskan tujuh relawan asing, termasuk warga negara Polandia, Damian Soból. Polandia menuntut klarifikasi penuh atas insiden tersebut, menolak upaya Israel untuk menghindari pertanggungjawaban, dan menyatakan bahwa penyelidikan domestik Polandia masih berlangsung."(Sail)