Tiongkok Tegas Menentang Sanksi Terkait Iran
-
Gedung Kementerian Perdagangan Tiongkok
Pars Today - Kementerian Perdagangan Tiongkok dengan tegas menentang sanksi terkait Iran dan mendesak Amerika Serikat untuk memperbaiki praktik yang salah dalam hal ini.
Menurut IRNA mengutip surat kabar Global Times, Kamis, 03 September 2026, seorang juru bicara Kementerian Perdagangan Tiongkok mengatakan pada konferensi pers, "Tiongkok sangat menyesalkan tindakan tersebut dan dengan tegas menentangnya."
Pejabat Tiongkok tersebut menambahkan, "Beijing mendesak Washington untuk segera memperbaiki praktik yang salah dan mencabut sanksi terhadap perusahaan dan individu Tiongkok yang terkait. Beijing akan dengan tegas melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan dan warganya."
Komentar tersebut muncul di tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara kedua negara terkait masalah perdagangan dan geopolitik. Pertukaran diplomatik, termasuk kemungkinan kunjungan Presiden Xi Jinping ke Amerika Serikat sebelum akhir tahun 2026, telah terpengaruh oleh perkembangan ini.
Menteri Keuangan AS Scott Besent telah mengancam akan memberlakukan "sanksi terberat dalam sejarah" terhadap Iran dan telah mendesak Tiongkok untuk bekerja sama dengan Washington.
Lin Jian, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, menanggapi ancaman AS untuk menjatuhkan sanksi kepada negara-negara yang memiliki hubungan ekonomi dengan Iran pada hari Selasa (25/8), dengan mengatakan, “Hubungan perdagangan Beijing-Tehran sesuai dengan hukum internasional.”
Ia menambahkan, “Kerja sama Tiongkok-Iran selalu dilakukan dalam kerangka hukum internasional dan tidak boleh diganggu atau dirusak. Tiongkok memantau perkembangan terkait dengan saksama dan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk membela hak dan kepentingannya dengan tegas.”(Sail)