Reporter CNN Klaim: Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Yaman
https://parstoday.ir/id/news/world-i197110-reporter_cnn_klaim_trump_pertimbangkan_serangan_militer_ke_yaman
Pars Today - Reporter senior CNN mengklaim bahwa Trump berpartisipasi dalam sebuah pertemuan di tempat peristirahatannya untuk meninjau serangan ke Yaman.
(last modified 2026-09-20T06:45:09+00:00 )
Sep 20, 2026 13:41 Asia/Jakarta
  • Tentara AS
    Tentara AS

Pars Today - Reporter senior CNN mengklaim bahwa Trump berpartisipasi dalam sebuah pertemuan di tempat peristirahatannya untuk meninjau serangan ke Yaman.

Melansir kantor berita Tasnim, Minggu, 20 September 2026, Alex Belltsas, analis masalah keamanan nasional jaringan CNN, di media sosial X menulis bahwa Donald Trump selama keberadaannya di Camp David (untuk liburan akhir pekan) telah meninjau opsi serangan ke Yaman dalam sebuah pertemuan.

Ia menulis, "Saya telah diberitahu bahwa pertemuan Trump di Camp David digelar untuk meninjau dan membahas opsi serangan ke Yaman. Hari ini, kedutaan-kedutaan Amerika di Timur Tengah yang mungkin menjadi sasaran serangan balasan mengeluarkan peringatan. Kini, Presiden Amerika telah kembali lebih awal ke Gedung Putih."

Pada saat yang sama, Gedung Putih juga mengumumkan pembatalan semua agenda Trump hari ini.

Kumpulan perkembangan ini terjadi setelah beberapa jam sebelumnya hampir semua kedutaan Amerika di negara-negara Asia Barat mengeluarkan pengumuman peringatan bagi warga negaranya dan memberitakan kemungkinan eskalasi konflik di kawasan serta pembatalan penerbangan.

Kementerian Luar Negeri Amerika juga dalam sebuah pengumuman memberitakan kemungkinan eskalasi perang di Arab Saudi.

"Alex Belltsas, analis keamanan nasional CNN, mengklaim bahwa Donald Trump meninjau opsi serangan ke Yaman dalam pertemuan di Camp David selama liburan akhir pekan. Ia juga melaporkan bahwa kedutaan AS di Timur Tengah mengeluarkan peringatan serangan balasan, dan Trump kembali lebih awal ke Gedung Putih."(Sail)