Rekor Utang Amerika Serikat Pecah akibat Dampak Perang terhadap Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i198864-rekor_utang_amerika_serikat_pecah_akibat_dampak_perang_terhadap_iran
Utang nasional Amerika Serikat telah menembus angka 40 triliun dolar AS dan mencapai rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.
(last modified 2026-10-18T07:29:46+00:00 )
Okt 18, 2026 14:26 Asia/Jakarta
  • Rekor Utang Amerika Serikat Pecah akibat Dampak Perang terhadap Iran

Utang nasional Amerika Serikat telah menembus angka 40 triliun dolar AS dan mencapai rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip kantor berita IRNA, utang nasional Amerika Serikat baru-baru ini melampaui 40 triliun dolar AS. Angka yang begitu besar ini sulit dibayangkan skalanya.

Ketika Donald Trump dilantik untuk masa jabatan presiden keduanya pada Januari 2025, utang Amerika Serikat tercatat sebesar 36,2 triliun dolar AS. Kenaikan hampir 4 triliun dolar dalam waktu singkat tersebut menunjukkan percepatan pinjaman pemerintah yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Korban pertama dari tren ini adalah anggaran federal Amerika Serikat. Saat ini, pemerintah mengeluarkan lebih banyak uang untuk membayar bunga utang masa lalu dibandingkan untuk pertahanan nasional atau penyediaan layanan kesehatan bagi jutaan warga. Struktur keuangan Washington kini sedemikian rupa sehingga bagian yang semakin besar dari sumber daya publik dialokasikan untuk membayar para pemegang obligasi. Akibatnya, utang masa lalu menggerogoti anggaran layanan publik di masa depan.

Di tengah upaya warga Amerika menghadapi angka-angka yang mencengangkan ini, sejumlah laporan menyebutkan bahwa kekayaan pribadi Trump meningkat sekitar 2,2 miliar dolar selama masa jabatan keduanya. Putra-putranya yang lebih tua, Eric Trump dan Donald Trump Jr., juga telah bergabung dengan perusahaan-perusahaan investasi. Sementara itu, Barron Trump, putranya yang berusia 20 tahun, dikabarkan telah mengumpulkan kekayaan senilai 150 juta dolar dari mata uang kripto. Penumpukan kekayaan pribadi keluarga presiden Amerika Serikat di tengah meningkatnya utang publik menimbulkan pertanyaan mengenai prioritas ekonomi pemerintah.

Selama beberapa dekade, politisi dari kedua partai telah berperan dalam meningkatkan utang Amerika Serikat. Namun, laju kenaikan utang saat ini tidak sebanding dengan catatan sejarah sebelumnya. Komitmen militer juga terus menambah beban pengeluaran setiap hari.

Perang berkepanjangan melawan Iran telah menghabiskan puluhan miliar dolar secara langsung dari kas pemerintah. Hal ini terjadi ketika jutaan rumah tangga Amerika kesulitan membayar tagihan bulanan dan memenuhi kebutuhan dasar.

Meningkatnya utang pemerintah membawa dampak yang jauh melampaui angka-angka akuntansi. Untuk membayar bunga utang, pemerintah harus memangkas layanan dalam negeri atau membiayai kewajibannya dengan menambah jumlah uang beredar. Pemangkasan anggaran dapat melemahkan sistem kesehatan masyarakat, infrastruktur transportasi, lembaga bantuan darurat, dan penelitian medis.

Sementara itu, peningkatan jumlah uang beredar dapat mengurangi daya beli warga dan, dengan memperparah inflasi, menaikkan harga barang-barang kebutuhan sehari-hari.