Trump Ingin New Mexico Jadi "New America"
https://parstoday.ir/id/news/world-i198994-trump_ingin_new_mexico_jadi_new_america
Pars Today - Presiden Amerika Serikat menyusul keputusannya mengubah nama "Teluk Meksiko" menjadi Teluk Amerika, meminta Negara Bagian New Mexico mengubah namanya menjadi "New America".
(last modified 2026-10-20T04:24:58+00:00 )
Okt 20, 2026 11:22 Asia/Jakarta
  • Presiden AS Donald Trump
    Presiden AS Donald Trump

Pars Today - Presiden Amerika Serikat menyusul keputusannya mengubah nama "Teluk Meksiko" menjadi Teluk Amerika, meminta Negara Bagian New Mexico mengubah namanya menjadi "New America".

Menurut laporan IRNA dari The Hill, Selasa, 20 Oktober 2026, Donald Trump pada hari Senin (19/10) di jaringan sosial Truth Social menulis, "New Mexico harus segera mengubah namanya menjadi New America. Kita bukan Meksiko, kita adalah Amerika Serikat. Nama ini memberikan nilai dan kredibilitas besar bagi negara bagian ini! Dengan nama ini, nilai rumah dan pendapatan akan meningkat dan orang-orang akan merasa lebih bangga saat memberikan penghormatan kepada bendera Amerika yang indah!

Ia menambahkan, "Mungkin bahkan pemilihan yang penuh kecurangan yang menjadi ketenaran New Mexico juga akan kembali sehat dan jujur."

Tindakan ini merupakan langkah lain dari Trump untuk mengubah nama negara bagian ini.

Ia bulan lalu membagikan sebuah peta di Truth Social yang di dalamnya kata "Meksiko" dalam nama negara bagian ini dicoret dengan tanda silang besar dan di bawahnya tertulis kata "Amerika".

Akun resmi Gedung Putih juga membagikan kembali gambar ini di media sosial X.

Ben Ray Luján, senator dari Partai Demokrat dari Negara Bagian New Mexico, pada hari Senin di jaringan sosial menulis, "Usia nama New Mexico kembali ke ratusan tahun lalu, jauh sebelum munculnya Amerika. Nama ini membawa sejarah, budaya, dan tradisi kaya dari generasi ke generasi yang masih membentuk identitas kami."

Ia melanjutkan, "Kami adalah warga New Mexico. Kami bangga pada nama kami dan rumah kami dan akan mempertahankan keduanya. Lama setelah Donald Trump tidak lagi berkuasa, kami akan tetap menjadi New Mexico."

Deb Haaland, calon Partai Demokrat dalam pemilihan gubernur New Mexico yang sebelumnya bertugas sebagai Menteri Dalam Negeri di pemerintahan Joe Biden, Presiden Amerika Serikat sebelumnya, di jaringan sosial kepada Trump mengatakan bahwa ia "harus fokus pada pengakhiran perang ini, penghentian tarif, dan penurunan biaya, bukan pada pengubahan nama negara bagian kami".

Trump juga pada bulan Agustus dan di tengah perang tarifnya dengan Kanada, menerbitkan dekrit eksekutif untuk mengubah nama Danau Ontario menjadi "Danau Amerika".

Jim Conrad Seneca, kepala Suku Seneca pada waktu itu meminta Trump membatalkan dekrit ini dan mengatakan bahwa perubahan nama ini melanggar ketentuan Perjanjian Canandaigua tahun 1794 yang "menentukan batas-batas Suku Seneca dari Danau Ontario".

Trump juga dalam sebuah rapat umum pemilihan di Tennessee pada awal bulan ini mengatakan bahwa ia "memikirkan" untuk mengubah nama Samudra Atlantik atau Samudra Pasifik.

"Presiden AS Donald Trump menyusul keputusannya mengubah nama 'Teluk Meksiko' menjadi Teluk Amerika, meminta New Mexico mengubah namanya menjadi 'New America', dengan alasan AS bukan Meksiko dan nama itu memberi nilai serta kredibilitas, meningkatkan nilai rumah dan pendapatan, serta membuat orang lebih bangga pada bendera AS. Ia juga menyebut mungkin pemilihan penuh kecurangan yang menjadi ketenaran New Mexico akan kembali sehat dan jujur. Bulan lalu ia membagikan peta dengan kata 'Meksiko' dicoret dan diganti 'Amerika', yang dibagikan ulang akun resmi Gedung Putih."(Sail)