Venezuela Berharap Hubungan dengan AS Pulih di Bawah Trump
-
Nicolas Maduro, Presiden Venezuela
Presiden Venezuela menyampaikan harapan agar hubungan negaranya dengan Amerika Serikat di masa kepemimpinan Donald Trump, bisa kembali pulih.
Reuters (20/11) melaporkan, Nicolas Maduro, Presiden Venezuela, Ahad (20/11) malam mengatakan, diharapkan dengan naiknya Donald Trump sebagai presiden baru Amerika, hubungan Caracas dan Washington bisa pulih.
Tahun lalu, Maduro menyebut Donald Trump sebagai perampok dan pencuri.
Sejak terpilih menjadi presiden Venezuela pada tahun 2013, Maduro terus memprotes Amerika dan mengecam Washington karena membantu melancarkan perang ekonomi terhadap Caracas sehingga krisis ekonomi menjerat negara itu.
Reuters juga menulis, Maduro berharap Trump mampu membayar kesalahan-kesalahan fatal yang dilakukan George Bush, mantan Presiden Amerika yang sungguh disayangkan justru bertambah parah di era Barack Obama.
Hugo Chavez, mantan Presiden Venezuela, 10 tahun lalu dalam pidatonya di PBB menyebut George Bush sebagai setan.
Nicolas Maduro dan John Kerry, Menteri Luar Negeri Amerika, bulan September lalu sempat bertemu di Kolombia. (HS)