Militer AS Akui Bunuh 54 Warga Sipil di Irak dan Suriah
Militer Amerika Serikat dalam pernyataannya mengakui, koalisi internasional anti-Daesh pimpinan Amerika, sejak tanggal 31 Maret sampai 22 Oktober 2016, telah menewaskan 54 warga sipil di Irak dan Suriah.
Press TV (1/12) melaporkan, menurut pernyataan militer Amerika, pada bulan Juli, dalam satu serangan yang dilakukan di dekat kota Manbij, Utara Suriah, 24 warga sipil tewas.
Laporan dari koalisi internasional anti-Daesh pimpinan Amerika mengatakan, dalam dua tahun terakhir, lebih dari 170 warga sipil tewas di tangan koalisi ini.
Sementara laporan-laporan tidak resmi menyebutkan, jumlah korban tewas warga sipil dalam serangan koalisi internasional pimpinan Amerika di Irak dan Suriah, lebih dari yang dilaporkan dalam data resmi.
Amerika dan negara-negara anggota koalisi internasional anti-Daesh terbukti tidak meraih prestasi yang memuaskan dalam perang melawan kelompok teroris Daesh.
Koalisi internasional ini melancarkan serangan udara di Irak dan Suriah tanpa persetujuan pemerintah pusat Damaskus, Baghdad atau bahkan dari PBB.
Koalisi internasional anti-Daesh pimpinan Amerika mengklaim bahwa serangan terhadap kelompok teroris Daesh, padahal banyak laporan yang mengatakan bahwa Amerika dan Arab Saudi beberapa waktu lalu menyetujui pengiriman anasir-anasir teroris dari Mosul, Irak ke wilayah Timur Suriah. (HS)