Mantan Kepala IAEA Peringatkan AS Soal Perjanjian Nuklir Iran
Mantan Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Hans Blix mengatakan Eropa tidak akan membiarkan Amerika Serikat membatalkan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
"Ini akan menjadi bencana bagi dunia jika Presiden terpilih AS, Donald Trump merobek perjanjian nuklir Iran," ujarnya pada Sabtu (11/12/2016) seperti dilaporkan kantor berita IRIB.
Menurut Blix, AS harus menyadari bahwa jika mereka secara sepihak menerapkan sanksi baru terhadap Iran, pihak lain tidak akan menyertai mereka. "Ini akan kacau dan Amerika mungkin akan berpikir dua kali," tegasnya.
Inggris bersama dengan Perancis, Jerman, Rusia dan Cina, telah melanjutkan hubungan dagang dengan Iran sejak sanksi dicabut. Blix mengatakan ia percaya bahwa solidaritas para penandatangan Uni Eropa bisa membawa pengaruh penting.
Selama kampanye presiden, Trump mengatakan kepada pendukungnya bahwa tujuan utama kebijakan luar negerinya adalah membongkar kesepakatan nuklir dengan Iran. (RM)