Forum Energi Indonesia-Azerbaijan
https://parstoday.ir/id/news/world-i313-forum_energi_indonesia_azerbaijan
Menteri Energi Azerbaijan Natig Aliyev mengatakan bahwa Baku tertarik untuk berbagi pengalaman di sektor energi dengan Jakarta. Ia mengungkapkan hal itu dalam pertemuan Forum Energi Indonesia-Azerbaijan di Baku pada tanggal 1 Februari.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 02, 2016 13:56 Asia/Jakarta
  • Kilang minyak
    Kilang minyak

Menteri Energi Azerbaijan Natig Aliyev mengatakan bahwa Baku tertarik untuk berbagi pengalaman di sektor energi dengan Jakarta. Ia mengungkapkan hal itu dalam pertemuan Forum Energi Indonesia-Azerbaijan di Baku pada tanggal 1 Februari.

Aliyev mencatat bahwa kerjasama antara Azerbaijan dan Indonesia berada pada level tinggi dan sektor energi memainkan peran penting dalam perekonomian kedua negara.

Dalam pertemuan itu, I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, Direktur Jenderal Minyak dan Gas di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI (ESDM), percaya bahwa investasi bersama di bidang energi, khususnya partisipasi aktif dari sektor swasta, akan memberikan kontribusi yang signifikan bagi perkembangan hubungan bilateral.

“Selain kerjasama bilateral, Indonesia dapat menciptakan peluang untuk investasi di Republik Azerbaijan. Indonesia juga dapat menjadi pasar baru bagi produk-produk ekspor Azerbaijan,” ujarnya.

Para pakar energi menilai upaya Indonesia dan Azerbaijan untuk memperluas kerjasama di bidang energi, penting bagi kedua negara Muslim tersebut.

Republik Azerbaijan adalah sebuah negara produsen minyak non-OPEC, sementara Indonesia memiliki keanggotaan di organisasi itu. Kedua negara selain mentransfer pengalaman di sektor perminyakan, juga dapat menjalin kerjasama efektif di berbagai sektor energi, mengingat Indonesia merupakan konsumen energi terbesar di Asia Tenggara. Konsumsi energi di Tanah Air meningkat 44 persen selama tahun 2002 sampai 2012.

Indonesia dan Azerbaijan juga sama-sama sebagai anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan kedekatan kedua negara dapat membantu memperkuat peran OKI di kancah internasional.

Saat ini, perdagangan antara Indonesia dan Azerbaijan sebagian besar terkait dengan sektor energi, di mana Azerbaijan tampil sebagai pemasok terbesar kedua minyak mentah ke Indonesia setelah Arab Saudi.

Indonesia – sebagai negara produsen berbagai jenis bahan baku di dunia – sangat penting bagi perekonomian produk tunggal Azerbaijan. Bulan lalu, Presiden Ilham Aliyev berkali-kali menekankan penguatan ekspor produk-produk non-migas. Jelas bahwa kerjasama di sektor bahan baku dapat membantu negara di Kaukasus Selatan itu untuk menggairahkan perekonomiannya.

Sebelum ini, pemerintah Indonesia juga telah memberlakukan kebijakan bebas visa kunjungan untuk warga negara Azerbaijan. Turis dari Azerbaijan dapat tinggal di Indonesia selama 30 hari tanpa visa dan tanpa biaya. Keputusan ini diambil untuk memperluas hubungan bilateral di sektor pariwisata dan menaikkan arus turis asal Azerbaijan ke Indonesia. (IRIB Indonesia/RM)