Kebijakan AS Soal Yaman di Era Trump tak Berubah
-
Yaman
Duta Besar Amerika Serikat untuk Yaman mengatakan, pendekatan pemerintahan Donald Trump, Presiden baru negara ini terkait Yaman tidak berubah dan tetap seperti sebelumnya.
Matthew H. Tueller, Dubes Amerika untuk Yaman, Sabtu (4/3) dalam wawancara dengan surat kabar transnasional Al Sharq Al Awsat mengklaim, tujuan Washington adalah bekerja sama dengan mitra-mitra internasional untuk mewujudkan perdamaian dan keamanan di Yaman.
Amerika, katanya, mendukung upaya Ismail Ould Cheikh Ahmed, Utusan PBB untuk Yaman dalam mengakhiri perang dan pertempuran di negara itu serta mendudukkan kembali pihak-pihak berseteru di meja perundingan.
Dubes Amerika untuk Yaman menjelaskan, tidak ada opsi militer apapun bagi setiap kelompok bertikai di Yaman dan satu-satunya jalan keluar yang mungkin adalah perundingan damai menyeluruh dan masalah ini membutuhkan sikap moderat dari seluruh pihak.
Tanpa memperhatikan tuntutan rakyat Yaman, Tueller menuturkan, pemerintah Amerika secara rutin melakukan pertemuan dengan Abd Rabbuh Mansour Hadi, Presiden terguling Yaman.
Klaim penyelesaian krisis Yaman oleh Dubes Amerika disampaikan setelah pesawat tanpa awak negara itu, Kamis lalu membombardir sejumlah wilayah di Provinsi Al Bayda sekitar 30 kali.
Arab Saudi sejak Maret 2015 melancarkan agresi militer luas terhadap rakyat Yaman dengan menggunakan senjata Amerika dan Inggris. Serangan brutal tersebut merupakan kejahatan perang anti-kemanusiaan. (HS)