Mayoritas Warga AS Dukung Penyelidikan Hubungan Trump-Rusia
Lebih dari setengah warga Amerika mendukung penyelidikan independen terhadap hubungan tim kampanye Donald Trump dengan pemerintah Rusia.
Terbongkarnya skandal itu memaksa seorang pejabat tinggi Trump mengundurkan diri dan membuat beberapa pejabat lain berada di bawah pemeriksaan.
Menurut jajak pendapat terbaru oleh The Associated Press- NORC Center for Public Affairs Research yang dirilis Ahad (2/4/2017), 52 persen orang Amerika mendukung penyelidikan independen terkait hubungan tim kampanye Trump dengan pemerintah Rusia.
Lebih dari 3/4 dari Demokrat mendukung penyelidikan itu, sementara dari Partai Republik hanya 1/4.
Sejak Juli 2016, Biro Investigasi Federal AS (FBI) telah melakukan penyelidikan kontra-intelijen terhadap intervensi Rusia dalam pemilu dan mungkin koordinasi mereka dengan rekan-rekan Trump.
DPR dan Komite Intelijen Senat AS, yang dipimpin oleh kubu Republik juga sedang menyelidiki kasus itu. Beberapa pemimpin Demokrat menyerukan penyelidikan independen, karena penyedidikan Kongres telah dinodai oleh campur tangan politik dari Gedung Putih.
Beberapa orang dekat Trump terjebak dalam kontroversi. Penasihat Keamanan Nasional AS, Michael Flynn dipaksa mengundurkan diri setelah ia membohongi wakil presiden tentang percakapannya dengan duta besar Rusia di Washington. (RM)