Pertempuran Militer Filipina dengan Teroris Maute Berlanjut
-
pasukan Filipina
Pertempuran antara pasukan pemerintah Filipina dengan kelompok teroris Maute, saat ini sudah memasuki hari ke tujuh.
IRNA (29/5) melaporkan, pertempuran yang terjadi antara pasukan pemerintah Filipina dengan kelompok teroris Maute, sejak tujuh hari lalu telah menewaskan 100 orang.
Dari seluruh korban tewas, 61 di antaranya anasir adalah anasir teroris Maute, 20 tentara Filipina dan 19 warga sipil.
Jasad delapan orang warga sipil, empat laki-laki, tiga perempuan dan seorang anak-anak ditemukan pada Ahad (28/5) malam di dekat sebuah gedung universitas di pusat kota Marawi.
Pertempuran di kota Marawi pecah pada hari Selasa lalu menyusul upaya pasukan pemerintah Filipina menangkap Insilon Hapilon, Pemimpin kelompok teroris Abu Sayyaf.
Lebih dari 13.000 warga kota Marawi mengungsi ke tempat-tempat aman dan lebih dari 42.000 lainnya melarikan diri ke kota-kota sekitarnya.
Seiring dengan pecahnya perang di Marawi, Rodrigo Duterte, Presiden Filipina mengumumkan status darurat militer di kepulauan Mindanao. (HS)