Menhan: Negara Kawasan Harus Bersatu Perangi Teroris
-
Menhan Ryamizard Ryacudu
Menteri Pertahanan, Ryamizard Ryacudu mendesak kerjasama negara-negara regional dalam skala penuh untuk melawan dan memerangi teroris.
IRNA (4/6) melaporkan, Ryamizard Ryacudu, Ahad (4/6) dalam forum keamanan internasional, Dialog Shangri-La di Singapura menyinggung pengaruh kelompok teroris afiliasi Daesh di Filipina dan pertempuran di kota Marawi, kepulauan Mindanao.
Menhan dalam kesempatan itu menyebut militan sebagai mesin pembunuh dan mendesak kerja sama regional serta persatuan negara-negara kawasan untuk memerangi teroris.
"Kita harus menemukan cara yang komprehensif, tapi kita harus hati-hati karena mereka adalah mesin pembunuh. Tujuannya adalah untuk membunuh orang lain," ujarnya.
Menurut Menhan dari 1.200 teroris yang ada di Filipina, sekitar 40 dari Indonesia.
Pertempuran antara pasukan pemerintah Filipina dengan kelompok teroris Maute pendukung Daesh di kota Marawi, kepulauan Mindanao pecah Selasa pekan lalu.
Pertempuran itu telah menewaskan sedikitnya 120 anasir teroris dari kelompok Abu Sayyaf dan Maute. (HS)