Dewan Keamanan Tekankan Solusi Damai di Krisis Qatar
-
Krisis Qatar dan Negara Arab
Wakil tetap Cina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Liu Jieyi mengatakan, krisis Qatar dan sejumlah negara Arab kawasan Teluk Persia harus diselesaikan melalui perundingan.
AFP melaporkan, Liu Jieyi yang kini menjabat ketua periodik Dewan Keamanan hari Senin (3/7) menyatakan, dialog dan lobi negara-negara Teluk Persia adalah solusi terbaik menyelesaikan krisis Qatar.
Seraya menjelaskan bahwa Dewan Keamanan tidak berencana mengintervensi penyelesaian krisis antara Qatar dan negara Teluk Persia serta Mesir, Liu Jieyi menjelaskan, PBB menyambut setiap prakarsa yang membantu memulihkan hubungan negara-negara Teluk Persia.
Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Mesir dan Bahrain serta sejumlah negara kecil lainnya sejak 5 Juni 2017 memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar.
Bahrain dan Arab Saudi mengklaim bahwa alasan pemutusan hubungannya dengan Qatar karena Doha dinilai mendukung kelompok-kelompok di kawasan dukungan Republik Islam Iran.
Friksi antara anggota Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC) semakin intens pasca kunjungan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ke kawasan Timur Tengah. (MF)